Memprihatinkan Masyarakat Kurang Sadar Lingkungan

Masih adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan tentunya sangat disayangkan. Terkadang terdapat beberapa orang membuang sampah tanpa rasa malu di sudut jalan, padahal di sisi lain terdapat tulisan larangan membuang sampah di daerah tersebut.
Seharusnya masyarakat mampu menyadari dampak apa yang diperbuat itu juga akan merugikan lingkungan sekitarnya misal : terjadi bencana banjir yang diakibatkan oleh sampah yang menumpuk dan menyumbat aliran tersebut, terjadi wabah demam berdarah karna sampah yang menumpuk. Seharusnya masyarakat bisa mengolah sampah organik maupun non organik menjadi sebuah kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi, semisal plastik di buat menjadi kerajinan bunga dan lain-lain dan yang organik di ubah menjadi pupuk tanaman sehingga ada keuntungan yang di hasilkan.
Namun jarang sekali masyarakat yang mampu mengolah sampah menjadi kerajinan ekonomis yang tinggi. Hal itu dibuktikan akan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang ada di lingkunganya.
Hal ini di karenakan masyarakat sekarang lebih menyukai barang yang instan/yang sudah jadi. Namun hal ini dapat sedikit di atasi beberapah taun terakhir pada saat hari kemerdekaan negara republik indonesia. dengan adanya perlombaan antar desa maupun antar rt di sebagian wilayah yang memperlombakan lomba hias kampung dan lomba hasil kerajinan yang masyarakat buat dengan mengelolah sampah bekas, cara seperti ini sedikit demi sedikit akan menyadarkan masyarakat akan kebersihan lingkungan dan keterampilan dalam mengelolah sampah rumah tangga yang akhir akhir ini menjadi pemasalahan di beberapah daerah. Dengan adanya lomba tersebut akan terciptanya kawasan wisata baru yang di buat dengan konsep keindahan lingkungan dan pembelajaran pengelolaan limbah sampah yang menghasilkan nilai ekonomis. Dalam hal ini maka akan mengangkat penghasilan masyarakat di lingkungan tersebut sehingga dapat mengurangi pengangguran juga membuka lapangan kerja baru dari segi pariwisata dan lain lain. Sehingga masalah sampah yang selama ini menjadi masalah tersendiri bisa teratasi.

M Aldi cahyo putra pratama
Mahasiswa Ilmu komunikasi
Universitas muhammadiyah sidoarjo.

Tags: