Lulusan Terbaik Diklatpim Angkatan X

Asisten Intelejen Kejati Jatim Dr Bambang Gunawan (kanan) berhasil meraih peringkat pertama Diklatpim II Angkatan X dan Kabid Perhubungan Laut dan LLASDP Dishub Jatim Dr Nyono peringkat kedua. [Wawan triyanto]

Lewat Jalur Laut, Pamekasan-Probolinggo Hanya 1,5 Jam
Surabaya, Bhirawa
Dua pejabat Jatim, Dr Bambang Gunawan dan Dr Nyono ST, MT bisa tersenyum lega setelah namanya terpilih sebagai lulusan terbaik Diklatpim angkatan X 2018 setelah projek perubahan yang diciptakan dinilai mampu memberikan mafaat baik bagi masyarakat maupun instansi.
Asisten Intelejen Kejati Jatim Bambang Gunawan meraih peringkat pertama dengan karya tulis Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Jatim Terkini dalam Pengawalan Pengamanan Barang dan Jasa.
Projek perubahan yang digarap oleh Bambang adalah perubahan program pemerintah pencegahan korupsi dengan sistem online. “Jadi kalau dulu harus menggunakan kertas laporan, kini dengan sistem online, sehingga lebih cepat,” kata Bambang saat ditemui pada acara penutupan Diklatpim II di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Jumat (20/7).
Sedangkan Kepala Bidang Perhubungan Laut dan LLASDP Dishub Jatim Dr Nyono berada di peringkat dua dengan projrk perubahan berjudul Strategi Penguatan Konektifiti Pamekasan-Probolinggo. Karya tulis itu membidik konektifiti antar pelabuhan Pamekasan-Probolinggo.
Jarang antara Pelabuhan Pamekasan-Probolinggo 33 mil, namun dengan menggunakan transportasi laut bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Sedangkan bila melalui jalan darat dari Pamekasan ke Probolinggi bisa ditempuh sekiyar 5 jam perjalanan. “Jalur laut bisa lebih cepat karena menggunakan kapal cepat Srikandi Marina 1,” kata Nyono.
Lebih lanjut Nyono menjelaskan selama ini transportasi dari Pamekasan ke Probolinggo menggunakan kapal kayu dengan jalur pendek. Namun dengan konektifiti antar pelabuhan maka perjalanan lewat jalur laut bisa lebih cepat. “Selain itu sarana pelabuhan juga sudah ada dan saya berharap kedepan masyarakat bisa memanfaatkan jalur laut,” katanya.
Sementara itu Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Adi Suryanto, M.Si mengakui sistem Diklapim yang diterapkan di BPSDM Jatim sangat bagus karena seluruh peserta lulus semua, sedangkan di provinsi lain masih ada peserta yang tidak lulus atau ditunda kelulusannya.
“Ini menunjukkan peran widyaiswara di BPSDM Jatim sangat bagus dan saya juga berharap para peserta bisa menjadi pemimpin perubahan yang memiliki inovasi di lingkungan kerja masing-masing,” katanya.
Ia juga Adi Suryanto memberikan apresiasi kepada BPSDM Jatim atas peningkatan hasil Diklatpim II karena pesertanya lulus dengan predikat sangat memuaskan lebih banyak yakni 16 orang, 38 orang dan 6 orang cukup memuaskan dari seluruhnya 60 orang peserta. [wwn]

Rate this article!
Tags: