Kota Surabaya Dipercaya Menjadi Tuan Rumah Kongres UCLG ASPAC ke-7

Konferensi pers terkait UCLG ASPAC ke-7 di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Senin (30/7). [andre/bhirawa]

Pemkot Surabaya, Bhirawa
Pemkot Surabaya kembali dipercaya menjadi tuan rumah event berskala internasional. Kali ini, Kota Surabaya dipercaya menjadi tuan rumah kongres United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) ke-7. Kongres berskala internasional ini akan diselenggarakan mulai 11 sampai 15 September 2018.
Fulvia selaku Media and Communication UCLG ASPAC mengatakan Kota Surabaya akan menjadi tuan rumah kongres UCLG ASPAC ke-7. Kongres dua tahunan ini akan mempertemukan para pemimpin daerah atau aktor-aktor kunci pembangunan di negara se-Asia Pasifik dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat.
“Dalam kongres tahun ini, kami memilih tema Pembangunan Inovasi untuk Kota Berkelanjutan sesuai dengan konteks global dan kebutuhan dari setiap pemerintah daerah yang ada,” kata dia saat menggelar konferensi pers di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Senin (30/7).
Fulvia menjelaskan UCLG adalah asosiasi organisasi pemerintah daerah yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berpusat di Barcelona.
Asosiasi ini, bertujuan untuk membantu memfasilitasi pemerintah daerah untuk melakukan fungsinya dalam mengembangkan daerahnya. Wujudnya, seperti program pelatihan kepada Pemerintah Daerah (pemda) khususnya di Asia Pasifik. Dan berbagai implementasi proyek di empat sub region, yakni Asia Tenggara, Selatan, Timur dan Pasifik.
“Di Indonesia, saat ini yang terbaru kami lakukan yakni program implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), berupa lokalisasi SDGs di pemda-pemda di Indonesia, kami berkerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” urainya.
Di Surabaya sendiri, pihaknya telah melakukan implementasi proyek dalam pengembangan ruang publik di daerah Kedinding, Keputih dan Ketandan Surabaya. “Lalu di kawasan Asia Selatan, yang kami jalankan yakni proyek sanitasi,” imbuhnya.
Sebagai organisasi, lanjut dia, pihaknya mempunyai kepengurusan yang rutin melakukan pertemuan pada setiap enam bulan dan dua tahunan. Menariknya, pertemuan dua tahunan ini yang paling dinantikan oleh setiap pemimpin daerah.
“Nantinya, kongres ini akan diikuti sekitar 800 orang dari negara se-Asia Pasifik. Ranah diskusinya sangat luas, kami mengundang partner bukan hanya dari Asia Pasifik, namun juga global,” ujar Fulvia.
Marcelino Pandin selaku Policy Adviser UCLG ASPAC menuturkan kongres UCLG ASPAC adalah kongres skala dunia. Tujuan diselenggarakannya kongres ini adalah untuk memperkuat komitmen dan kapasitas pemimpin daerah dalam menciptakan konektivitas yang lebih baik untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
UCLG ASPAC bertujuan untuk menyuarakan suara-suara dari anggotanya. UCLG ini, mendiseminasikan praktik-praktik yang dianggap terbaik,” katanya.
Sementara itu, Pemkot Surabaya menyambut baik atas dipercayanya Surabaya menjadi tuan rumah kongres UCLG ASPAC ke-7.
Kasubag Luar Negeri Bagian Administrasi Kerjasama Pemkot Surabaya Yanuar Hermawan mengatakan event UCLG ASPAC tentunya membawa dampak positif bagi Kota Surabaya.
Di samping para tamu delegasi dapat belajar langsung dengan kunjungan lapangan, pastinya melalui acara ini perekonomian Kota Surabaya juga akan meningkat.
“Secara prinsip Pemkot Surabaya siap untuk menjadi tuan rumah kongres ke tujuh ini. Dan kami ingin memberikan pengalaman yang baik kepada para tamu, yang nantinya terdiri dari kepala daerah di Asia Pasifik dan juga pemangku kepentingan pembangunan kota yang berkelanjutan,” kata dia.
Menurutnya, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan berbagai fasilitas bagi para tamu yang akan mengikuti jalannya kongres. Seperti layanan relation officer untuk setiap delegasi, dan fasilitas transportasi lokal selama berada di Surabaya. Mulai penjemputan dan pengantaran bandara, hingga transportasi dari hotel ke venue.
“Selain itu juga akan ada welcome dinner yang diselenggarakan di Balai Kota. Di sela-sela kongres, juga akan ada city tour di beberapa tempat. Selain itu, juga ada technical visit, kunjungan di berbagai tempat yang sesuai dengan tema bahasan kongres ini,” terangnya.
Sementara itu, Kasubag Layanan dan Informasi Bagian Humas Pemkot Surabaya Jefry S. menambahkan rangkaian acara akan dilaksanakan mulai 11 sampai 15 September 2018.
Namun openingnya akan dilaksanakan pada 13 September 2018. Sementara untuk venue utama akan dipusatkan di Dyandra Convention Hall. “Di situ nanti akan berkumpul seluruh kepala daerah, baik dari Indonesia maupun mancanegara,” jelasnya.
Pihaknya sekaligus mengundang rekan-rekan media untuk mengikuti rangkaian acara UCLG ASPAC ke-7 ini, dengan melakukan registrasi secara online. Karena menurutnya, kongres ini berskala internasional, yang pengamanannya langsung dari Polda Jatim. [dre]

Tags: