Khawatir Penggunaan Bahan Kimia, Produk Herbal Jadi Pilihan Masyarakat

Produk berbahan alami digemari masyarakat karena dinilai minim risiko, Kamis (26/7). [titis/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Penggunaan bahan kimia yang berisiko tinggi terhadap kesehatan masih menjadi momok masyarakat. Apalagi yang berhubungan dengan produk kecantikan. Jika salah menggunakan, bukan cantik yang didapat, malah sebaliknya wajah amburadul. Tak heran produk kosmetik berbahan herbal atau alami menjadi pilihan.
Regional Manager The Body Shop Jatim Dwi Muhariyati menjelaskan tren masyarakat yang memilih menggunakan bahan kecantikan alami makin tahun meningkat. Itu juga terjadi pada warga Surabaya.
“Warga Surabaya makin teredukasi untuk menggunakan produk kosmetik berbahan herbal. Mereka makin tahu risiko penggunaan bahan kimia dalam produk kecantikan,” katanya di sela reopening gerai The Body Shop di Galaxy Mall, Kamis (26/7).
Produknya yang mengusung penggunaan bahan-bahan alami juga menuai berkah. Jika sebelumya kastemer di Surabaya masih sedikit, saat ini pihaknya memiliki sekitar 60 ribu pelanggan loyal. “Itu total dari 10 gerai yang tersebar di Surabaya saja,” katanya.
The Body Shop, produk kecantikan asal Inggris yang dikenal bersifat green ini juga menegaskan tetap konsisten untuk tidak melakukan uji coba kepada hewan maupun menggunakan bagian tubuh hewan untuk pembuatan produknya.
Sebelum bahan dasar sebuah kosmetik dibuat, lanjut Dwi, komposisinya biasanya diuji coba dahulu kepada hewan sehingga membuat hewan merasa tersiksa karena kekejaman yang dilakukan oleh manusia. Bagian tubuh hewan pun biasanya dijadikan bahan dalam pembuatan kosmetik seperti cangkang kepik, jenis serangga, yang biasanya dijadikan sebagai pewarna lipstik. “Kami menolak eksploitasi seperti ini, kami fokus menggunakan bahan-bahan alami yang diambil dari berbagai negara,” katanya.
Kendati produk masih impor, namun Dwi memastikan tidak serta merta korporat menaikkan harga produk seiring dengan fluktuasi rupiah terhadap mata uang asing. Kalaupun menaikkan harga, kebijakan yang ditempuh tidak terlalu tinggi mengingat daya beli masyarakat saat ini. “Kami khawatir kalau menaikkan tarif jadi solusi, pelanggan lari,” katanya.
Saat ini The Body Shop memiliki 3 ribu macam produk, mulai perawatan dari ujung rambut hingga kaki, untuk wanita dan pria. Harga yang dipatok mulai Rp 30 ribu hingga Rp 700 ribu per item. Rangkaian produk perawatan wajah dan parfum selama ini mendominasi penjualan dari seluruh gerai.
Sementara itu Riza (27), salah satu pelanggan The Body Shop mengaku cocok dengan produk tersebut. “Produknya terbuat dari bahan natural dan tidak mengandung unsur binatang, namun hasilnya tetap ringan dan bagus,” katanya.
Sejak lima tahun lalu dia menggunakan rangkaian produk wajah, termasuk serum dan krem mata. Selain itu pilihan favoritnya yang lain adalah parfum. “Aroma white musk saya suka,” katanya. [tis]

Tags: