Ingin Jadi Wakil Rakyat, Dua Pejabat Pemkot Batu Daftar Caleg

Hiruk pikuk suasana rapat di DPRD Kota Batu nampaknya mampu menarik sejumlah pejabat untuk bergabung di dalamnya.

Kota Batu, Bhirawa
Masa pendaftaran calon legislatif (caleg) kali ini selain menarik perhatian masyarakat umum, ternyata juga memikat para pejabat di lingkungan Pemkot Batu untuk turut serta menjadi peserta. Setidaknya sudah ada dua pejabat yang menyatakan minatnya untuk menjadi wakil rakyat di DPR maupun DPRD.
Diketahui, pejabat Pemkot Batu yang mendaftarkan diri menjadi caleg adalah Wiwik Sukesih yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM). Untuk merealisasikan cita-citanya, Wiwik sudah mengajukan pensiun dini sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) beberapa saat lalu.
“Masa pensiun saya sebenarnya masih bulan Juli tahun 2019 nanti, saya akan pensiun maju dan mundur saat DCT (Daftar Calon Tetap) nanti,” ujar Wiwik, Kamis (12/7).
Rencananya, ASN Pemkot Batu ini tidak mencalonkan diri sebagai Caleg di Kota Batu. Tetapi ia memilih menjadi Caleg di Kota Malang. Namun Wiwik masih enggan mengungkapkan lewat partai mana ia akan mencalonkan diri.
Undang-undang nomor 17 tahun 2017 tentang Pemilu memang membolehkan TNI, Polri dan ASN untuk maju menjadi calon kepala daerah mau pun calon legislatif dengan syarat mereka harus mengundurkan diri saat penetapan calon. Hal ini yang dijadikan payung hukum oleh Wiwik maupun para pejabat lainnya untuk menjadi wakil rakyat.
Selain Wiwik, pejabat Pemkot Batu yang juga mencalonkan diri menjadi caleg adalah Budi Santoso. Hanya saja saat ini Budi Santoso yang akrab disapa Tosi ini sudah berstatus pensiun dari ASN sejak beberapa bulan lalu. Mantan staf ahli Wali Kota di era kepemimpinan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko ini juga tak mencalonkan diri sebagai caleg di Kota Batu. Ia lebih memilih menjadi Caleg di DPRD Provinsi Jatim lewat PDIP.
“Pengalaman saya di pemerintahan, adalah sebuah aset yang bisa saya lanjutkan lagi di lembaga legislatif. Artinya wawasan, pengalaman dan pengetahuan saya bisa saya manfaatkan lewat Legislatif,” ujar Tosi ditemui saat mengurus SKCK di Polres Batu.
Tosi optimistis pengalamannya di bidang pemerintahan ini membuatnya layak untuk dipilih menjadi wakil rakyat. Namun dia mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukan selain dekat dengan masyarakat. “Berkas sudah selesai tinggal pengadilan saja. KPU masih belum percaya kalau saya orang baik, karena itu saya harus mencari surat keterangan tidak pernah terlibat korupsi,”pungkasnya. [nas]

Tags: