Dua Kecamatan di Kabupaten Sumenep Belum Salurkan Rastra

Kasubag Sarana Perekonomian, Bagian Perekonomian, Setkab Sumenep, M. Suharjono.

Sumenep, Bhirawa
Dua kecamatan di Kabupaten Sumenep, yakni Manding dan Batuan hingga pertengahan tahun 2018 ini belum menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat sejahtera (Rastra). Kasubag Sarana Perekonomian, Bagian Perekonomian, Setkab Sumenep, M. Suharjono mengatakan, pemerintah daerah sudah beberapa kali mengingatkan terhadap tim rastra di dua kecamatan tersebut agar segera mengajukan penyaluran rastra kepada Bulog. Namun, tim rastra ditingkat desa itu rupanya mengalami kendala. “Sesuai data kami, dua kecamatan yakni Manding dan Batuan belum menyalurkan jatah rastra sejak Januari hingga sekarang,” kata Suharjono, Senin (2/7).
Suharjono mrmaparkan, hasil koordinasi antara Pemkab dengan pihak kecamatan, lambatnya penyaluran rastra untuk jatah tahun 2018 ini disebabkan oleh daftar penerima manfaat (DPM) ditingkat desa belum fix. Akibatnya, berdampak pada penyalurannya.
“Menjelang lebaran, sekitar 2 hari sebelum lebaran, tim rastra didua kecamatan itu sudah menyerahkan DPM itu ke kami dan kami langsung melanjutkan ke Bulog. Tapi, Bulog tidak bisa memenuhinya karena sudah ada DPM dari kecamatan lain yang lebih dulu diserahkan. Jadi Bulog mendahulukan data yang masuk duluan,” paparnya.
Ia memastikan, dalam minggu ini rastra jatah untuk dua kecamatan itu sudah bisa disalurkan kepada KPM karena saat ini sudah proses di Bulog. Sejumlah desa di dua kecamatan itu tinggal menyiapkan armana dan menunggu giliran pendistribusian sesuai jadwal. “Kemungkinan jatah rastra di dua kecamatan itu tidak bisa langsung disalurkan secara keseluruhan sejak awal tahun 2018, tapi mungkin bertahap dua bulan dulu, kemudian dua bulan berikutnya,” tuturnya.
Kebutuhan rastra setiap bulan se kabupaten Suemenp sebanyak 128.160 ton. Sedangkan penerima rastra pada rahun ini sebanyak 12.816 keluarga penerima manfaat (KPM). Untuk masing-masih penerima manfaat mendapatkan jatah 10 kg rastra setiap bulannya. “Sedangkan penyaluran rastra untuk kecamatan lainnya relatif tertib, meski ada juga kecamatan yang baru menyalurkan untuk jatah satu bulan, seperti Kecamatan Rubaru,” imbuhnya.
Ia berharap, tim rastra ditingkat kecamatan terus melakukan penyaluran sesuai mekanisme yang ada, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah. Sehingga kualitas bantuan untuk pengentasan kemiskinan itu benar-benar terjamin. “Semoga rastra di Sumenep ini tersalur dengan baik, sesuai tujuan awal,” harapnya. [sul]

Tags: