DPS HP Pemilu 2019 di Kabupaten Jombang Sebesar 991.496

Komisioner KPU Kabupaten Jombang Divisi Data, Abdul Wadud Burhan Abadi saat diwawancarai sejumlah wartawan, Minggu siang (22/07).[Arif Yulianto/ Bhirawa]

Jombang, Bhirawa
Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS-HP) Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di Kabupaten Jombang sebesar 991.496. Data tersebut seperti yang disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang Divisi Data, Abdul Wadud Burhan Abadi kepada sejumlah wartawan di Kantor KPU Kabupaten Jombang, Minggu (22/07).
Abdul Wadud Burhan Abadi menjelaskan, pada Minggu (22/07), pihaknya telah melakukan rapat pleno terbuka penetapan dan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS-HP).
“Hasilnya adalah, 991.486. Ini menurun dibanding dengan DPS. DPS kita itu 994.358, sekitar 3.000-an,” kata Burhan kepada sejumlah wartawan.
Ditanya lanjut terkait apa faktor yang mempengaruhi penurunan angka DPS-HP di bandingkan dengan DPS, Burhan mengatakan ada beberapa hal seperti, Daftar Pemilih Tambahan (DPTB), pemilih baru, serta pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), semisal meninggal dunia, pindah domisili, pindah status dan lain sebagainya.
Setelah penetapan DPS-HP ini, pihaknya akan mengumumkan kembali DPS-HP tersebut kepada publik untuk mendapatkan tanggapan. Waktunya, kata Burhan adalah tanggal 26 Juli hingga 1 Agustus 2018.
“Berikutnya kita akan menyusun kembali, sampai di tingkat kabupaten itu tanggal 21 (Agustus) 2018 terakhir, kita harus melaksanakan pleno dan menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019,” paparnya.
Saat ditanya rentang waktu penetapan DPT Pemilu 2019 pada bulan Agustus 2018 hingga pelaksanaan Pemilu 2019 yang direncakanan pada bulan April 2019 mempunyai rentang waktu yang cukup panjang, bagaimana jika pada rentang waktu tersebut ada perubahan data di lapangan, Burhan menjawab, nantinya, akan ada kegiatan lagi yakni, rekapitulasi Daftar Pemilih Khusus (DPK).
“Jadi pemilih yang belum masuk di DPT, padahal kenyataannya mereka memenuhi syarat, punya KTP-El, nah itu bisa kita data. Pada Hari-H nya mereka bisa menggunakan KTP-El, tapi kita sudah punya datanya,” terang Burhan.
Selain itu nantinya, lanjut Burhan, pihaknya juga akan menyusun Daftar Pemilih Pindahan. Ia menambahkan, waktu yang disediakan untuk penyusunan tersebut kurang lebih 15 hari sebelum hari pelaksanaan pemungutan suara.(rif)

Tags: