Dishub Pantau Sopir Angkutan Sekolah Lewat Speed Alrm System

Kota Mojokerto, Bhirawa
Dinas perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto terus memaksimalkan kualitad program angkutan sekolah gratis. Diantaranya dengan melakuian pantauan dan kendali jarak jauh atad kecepatan hingga perilaku ugal-ugalan sopir angkutan sekolah itu.
”Kita terapkan speed alrm system untuk mengetahui kecepatan angkutan sekolah gratis itu. Tujuannya supaya sistem pengamanan kendaraan dan penumpangnya. Bisa kita pantau,” kata Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Dishub Kota Mojokerto.
Untuk penerapan speed alrm system itu, Dishub Kota Mojokerto bersinergi dengan Satlantas Polres Mojokerto. ”Kita sebut piranti ini sistem peringatan kecepatan (speed alarm sistem),” tambah Gaguk.
Menurut Gaguk, pihaknya sudah mulai memasang Speed Alarm Sistem atau sistem peringatan kecepatan di Bus angkutan sekolah gratis. Dengan alat iti, maka kecepatan laju kendaraan itu dapat terdeteksi dan dibatasi maksimal 45 kilometer per jam. Speed Alarm Sistem ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, dan mencegah terjadinya kecelakaan.
”Bus sekolah tidak boleh ngebut, alat ini akan memberi peringatan otomasit kalau sopirnya melebihi kecepatan,” tandas Gaguk.
Pantauan di lapangan, alat speed alarm yang dipasang di bus sekolah itu disetting pada batas kecepatan maksimal 45 kilometer per jam. Artinya, jika sopir melaju kendaraan secara ugal-ugalan dengan kecepatan diatas 45 kilometer perjam akan muncul peringatan berupa suara yang keras dan didengar semua penumpang.
Bunyi pesan speed alarm ini sama seperti suara robot yang terdengar di google maps, yang berbunyi, ”Anda telah melebihi batas kecepatan maksimum, segera kurangi kecepatan anda” peringatan ini diulang terus menerus apabila sang sopir tidak segera mengurangi kecepatannya. [kar]

Tags: