Ciptakan Produk Inovatif, Kepala BBPP Kota Batu Diangkat Jadi Eselon 3

Beberapa produk inovatif BBPP Batu ditinjau langsung Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman

Kota Batu, Bhirawa
Dengan kinerja yang apik dan inovatif, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kota Batu mampu mencerdaskan pola pikir para peternak di Negeri ini. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya 3 produk unggulan hasil inovasi yang salah satunya adalah bahan bakar mobil dari biogas kotoran ternak. Prestasi ini membuat Menteri Pertanian RI, Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman,MP tak ragu untuk menghadiahi Kepala BBPP sebagai Pejabat Eselon 3.
“Pak Kepala Badan angkat Dia (pejabat di BBPP-red), gak usah dites karena dia sudah teruji. Lantik dia bulan ini juga. Kita butuh hasil, gak butuh diskusi,” ujar Andi Amran usai berkunjung ke BBPP Kota Batu, Selasa (17/7).
Diketahui ada beberapa produk inovatif dari BBPP Batu yang telah membuatsang Menteri takjub. Di antaranya, program sapi Belgian Blue, Produk olahan susu dan ternak, produk telur omega 3 hingga produk bio gas dari kotoran ternak yang diubah menjadi bahan bakar mesin kendaraan bermotor.
Begitu apresiasinya terhadap kinerja BBPP Batu, membuat Andi Amran memerintahkan Kepala Badan PPSDMP untuk mengangkat dan melantik salah satu pejabat di BBPP Batu.
Amran mengaku terkesan dengan telur Omega 3. Dengan harga yang murah, telur ini memiliki kolesterol rendah. Kadar kolesterol telur ini 40 jauh lebih rendah dari kolesterol telur biasa yang mencapai 70. Bahkan telur ini diyakini bisa menghilangkan stres. “Karena dikatakan telur omega 3 bisa menghilangkan stress maka saya pesan tiga dos telur. Para pejabat yang stress dengan pekerjaannya juga bisa memesan telur omega 3,”ajak Amran.
Diketahui, dengan didukung widyaiswara profesional dan kurikulum yang up to date, BBPP Batu berperan aktif dalam meningkatkan kualitas SDM petani dan peternak. Di antaranya dengan menyelenggarakan pelatihan- pelatihan bersumber dari dana APBN. BBPP Batu juga menyelenggarakan pelatihan bekerjasama dengan instansi dan perusahaan berskala nasional serta pelatihan bertaraf internasional seperti pelatihan Asean Training Course sejak tahun 2004 hingga Comsec tahun 2016-2017.
BBPP Batu juga mempunyai Pusat Inkubator Agribisnis (PIA) sebagai etalase produk hasil olahan seperti susu pasteurisasi, ice cream, yoghuart, nugget, abon, sosis dan berbagai produk lainnya. Badan ini juga mendukung upaya khusus (UPSUS) yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian, baik UPSUS LTT Padi Jagung Kedelai, Upsus SIWAB dan Upsus Optimalisasi pemanfaatan Alsintan.
Hasil kinerja BBPP Batu dalam mencerdaskan peternak ini dibuktikan dengan adanya keberadaan sapi di Jatim yang mencapai 1,4 ekor per tahun. “Jika ada lima provinsi saja di Indonesia seperti di Jatim ini, persoalan sapi di Indonesia terselesaikan, tidak ada kata impor adanya hanya kata ekspor,” pungkas Amran.(nas)

Tags: