Caleg Petahana PKB Jangan Menjepit Caleg Lemah

Harlah PKB di DPC Sidoarjo

Sidoarjo, Bhirawa
Sesama Caleg PKB Sidoarjo harus bisa bekerjasama bila ingin mendapatkan kursi banyak, jangan Caleg yang kuat menjepit yang lemah, demikian permintaan Wakil Ketua DPC PKB, Nur Achmad Syaifudin, saat menghadiri Harlah PKB ke 20, Kamis (26/7) siang.
Caleg PKB yang sudah pengalaman diminta untuk menularkan ‘llmunya’ kepada Caleg baru, bagaimana mendapakan suara sebanyak-banyaknya di Dapilnya. Karena bila seluruh Caleg bisa merebut simpati konstituen, maka PKB akan diuntungkan dengan mendapatkan kursi sebanyak-banyaknya. Dengan mendapatkan kursi banyak, maka PKB akan lebih mudah menjalankan program yang bermanfaat untuk masyarakat Sidoarjo.
Di Harlah PKB ke-20, seluruh Bacaleg PKB dikumpulkan, sayangnya hanya separoh saja yang datang. Dari 13 anggota fraksi PKB, yang tampak Achmad Amir Aslichin, Rojik, Faturozi, Ainun Jariah, nasik.
Anggota FKB, Dhamroni Chudlori, selama ini selalu terbuka kepada Caleg baru yang butuh input untuk mendapaatkan suara. Dirinya tidak segan berbagi ilmu denegan Caleg PKB walaupun berada dalam satu Dapil. Itu ditunjukkan ketika, Sugito, Caleg baru dari Dapil 3 meminta saran bagaimana mendekati konstutuen. Dengan iklas, Dhamroni memberikan saran produktif.
Sejauh untuk kepentingan PKB, ia mengaku memberikan suara. Apa tidak kuatir kalah dengan Sugito ? Dhamroni mengaku semua dipasrahkan pada Gusti Allah. ”Yang menentukan kalah menang dalam kontstasi Pemilu itu bukan Gus (putra kiai), tetapi terganung Gusti Allah,” ujarnya beseloroh. [hds]

Tags: