Banyak Masyarakat Sidoarjo Terserang Hipertensi dan Diabetes

Sidoarjo, Bhirawa
Belum semua desa dan kelurahan yang ada di Kab Sidoarjo memiliki fasilitas Pos Pembinaan Terpadu atau Posbindu. Data dari Dinas Kesehatan Kab Sidoarjo, dari 353 desa dan kelurahan yang ada di Kab Sidoarjo, yang belum ada Posbindu sebanyak 102 desa.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit (P2) Dinkes Kab Sidoarjo, dr M Ato’ Ilah, mengatakan, padahal keberadaan Posbindu di desa itu bisa sangat bermanfaat untuk mendeteksi adanya Penyakit Tidak Menular (PTM) di masyarakat.
”Karena di Posbindu ini masyarakat bisa memeriksakan kesehatannya dengan cuma-cuma, ini sebagai deteksi dini penyakit, kalau ada yang sudah sakit bisa dilakukan rujukan ke RS,” kata dr Ato’, saat sebagai pembicara dalam pertemuan evaluasi program pelayanan penyakit kronis, yang diselenggarakan BPJS kesehatan Sidoarjo, Kamis (5/7) kemarin.
Disampaikan dr Ato’, dari laporan petugas medis yang ada di lapangan, di Kab Sidoarjo saat ini banyak masyarakatnya yang terserang PTM seperti hipertensi dan diabetus militus. Maka di Posbindu ini masyarakat bisa konseling kesehatannya, juga ada edukasi untuk menjaga kesehatan.
Sementara dr Erwin, dari pihak BPJS Kesehatan Sidoarjo, mengharap kepada para perawat yang berada di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kab Sidoarjo, supaya bisa melayani pasien yang mengalami penyakit kronis dengan hati sabar dan telaten.
”Semoga pertemuan ini bisa bermanfaat untuk peningkatan pelayanan pada pasien,” ujarnya. [kus]

Tags: