5.926 Siswa SMP Baru Ikuti MPLS

Ribuan siswa baru SMP saat mengikuti kegiatan MPLS.

Probolinggo, Bhirawa
Awal masuk sekolah pada tahun pelajaran 2018/2019 jenjang SMP di Kabupaten Probolinggo diisi dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa dan siswi, Senin hingga Rabu(16-18/7.
Kegiatan yang dilaksanakan di masing-masing sekolah ini diikuti oleh 5.926 siswa dari 74 lembaga SMP negeri di Kabupaten Probolinggo.
MPLS ini dilakukan dengan berpedoman kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru. Hal ini ditindaklanjuti oleh petunjuk pelaksanaan materinya baik jenjang SD, SMP maupun SMA/SMK di Kabupaten Probolinggo.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo, Rabu (18/7) di hari terakhir MPLS mengungkapkan bahwa selama 3 (tiga) hari para siswa baru ini mendapatkan 12 materi yang diharapkan nantinya mereka dapat lebih mengenal, tahu dan senang terhadap lingkungan sekolahnya.
“Sehingga nantinya dapat menikmati suasana sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan. Dengan suasana seperti itu diharapkan dapat terbentuk siswa yang baik,” katanya.
Menurut Priyo, beberapa waktu lalu pihaknya mengaku sudah mengedarkan surat pemberitahuan kepada seluruh Kepala SMP negeri/swasta se-Kabupaten Probolinggo dengan nomor : 420/3353/426.101/2018 tanggal 13 Juli 2018. Intinya dalam pelaksanaan MPLS, pihak sekolah hendaknya mempedomi Permendikbud RI Nomor 82 Tahun 2015 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan Dalam Lingkungan Santuan Pendidikan.
“Diharapkan dengan adanya pemberitahuan ini, tidak ada kekhawatiran dari para orang tua siswa terkait adanya tindak kekerasan seperti yang biasa terjadi di daerah-daerah lain, ” tegasnya.
Melalui MPLS ini Priyo mengharapkan siswa dapat melaksanakan kegiatan ini dengan rasa gembira dan suka cita agar materi yang disampaikan dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik. Sehingga membuat suasana sekolah nantinya tetap aman, nyaman dan menyenangkan.
“Lembaga penyelenggara diharapkan agar melaksanakan MPLS dengan berpedoman kepada peraturan yang sudah ditentukan dan menjadi satuan pendidikan yang aman dan nyaman. Kepada orang tua hendaknya dapat mendukung kegiatan anak-anaknya untuk melaksanakan kegiatan dengan baik,” terangnya.
Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengaku bersyukur karena berdasarkan hasil pantauan di lapangan, MPLS bagi siswa baru hari pertama pada sekolah negeri secara umum berjalan dengan lancar.
“Melalui MPLS diharapkan siswa segera beradaptasi dan mencintai lingkungan sekolahnya. MPLS harus diisi dengan kegiatan yang kreatif dan edukatif. Sekolah harus menjadi taman belajar yang menyenangkan. Tidak boleh ada kegiatan yang bersifat peloncoan,” katanya. Selain dari pihak sekolah, kegiatan MPLS ini juga melibatkan tenaga pembimbing dari unsur sekolah, kepolisian dan TNI, pramuka dan lain sebagainya tergantung kebijakan masing-masing sekolah, tambahnya. [wap]

Rate this article!
Tags: