487 CJH Situbondo Ikuti Praktik Manasik Haji Massal Penutupan

Ratusan CJH asal Kabupaten Situbondo tampak khusuk mengikuti praktek manasik haji massal kedua di stadion GMS Situbondo kemarin (4/7). [: sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Sedikitnya 487 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Situbondo mengikuti tahapan manasik haji massal kedua atau penutupan Rabu (4/7).
Kegiatan manasik ini merupakan akhir dari semua rangkaian manasik haji yang digelar Kemenag Situbondo di stadion Gelora Mohammad Saleh (GMS) di Jalan Kenanga Situbondo.
Hadir diantaranya, Kepala Kankemenag Situbondo Atok Illah, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Maulana Akhmad Ridho beserta jajaran serta Kepala MUI Situbondo KH Syaiful Muhyi. Pelaksanaan manasik haji massal tahun 2018 ini mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian sejak pukul 06.00 wib.
Kepala Kemenag Kabupaten Situbondo, Atok Illah, mengatakan, kegiatan manasik haji massal merupakan praktek akhir untuk persiapan keberangkatan pada 16 Juli 2018 mendatang.
Nanti, sambung Atok Illah, para CJH akan melaksanakan ibadah pertama di Madinah karena CJH Situbondo masuk dalam kelompok terbang (kloter) pertama. Musim haji tahun ini, imbuh Atok, CJH Situbondo masuk dalam 3 kloter yakni kloter 1, kloter 3 dan terakhir kloter 33.
“Kloter 1 ini diisi semua CJH asal Situbondo. Sisanya nanti gabung dengan kloter dengan daerah lain,” ujar Atok Illah yang didampingi Kasi Maulana Akhmad Ridho.
Menurut Atok Illah, dari 487 jamaah, 450 jamaah diantaranya akan masuk dalam kloter 1 dan sisanya 11 jamaah masuk dalam kloter 3 dan kloter 33.
Jumlah CJH tahun 2018 ini, aku Atok, lebih sedikit jika dibandingkan dengan CJH tahun 2017 karena berbagai alasan. Atok berharap seluruh CJH Situbondo dapat memenuhi aturan yang sudah ditentukan termasuk manasik haji.
“Ini semua sudah dijelaskan sesuai aturan karena kami sebagai tamu ya harus mengikuti Saudi Arabia,” papar mantan Kasubag TU Kemenag Kabupaten Probolinggo itu itu.
Atok merasa bersyukur karena sejak awal hingga akhir tahapan manasik dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan semua pihak. Alhamdulillah, urai Atok, semua CJH bisa mengikuti rangkaian kegiatan manasik haji kemarin.
Atok meminta kepada semua CJH untuk selalu bertanya jika ditemukan hal yang belum dipahami selama ada di Tanah Air sehingga kelak dapat menjadi haji yang mandiri. Salah satu caranya, ungkap Atok, semua CJH mengikuti dengan seksama sehingga pada saat melaksanakan ibadah haji dapat memenuhi syarat, rukun dan wajib haji seperti yang ditentukan.
“Saya berharap semua CJH Situbondo bisa menjadi haji yang mandiri. Artinya jika ada yang terpencar atau terlepas dari rombongan selama di Mekkah bisa diantisipasi,” pungkas Atok Illah. [awi]

Tags: