417 Mahasiswa Unej KKN di 5 Kecamatan Kabupaten Probolinggo

Serah terima 417 mahasiswa Unej Jember KKN di 5 kecamatan.

Pemkab Probolinggo, Bhirawa
Sebagai implementasi Tri Dharma Peguruan Tinggi, Universitas Jember (UNEJ) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menyelenggarakan acara Serah terima Mahasiswa KKN Universitas Jember Periode II Tahun Akademik 2017/2018 di Kabupaten Probolinggo, Senin (16/7) sore di Ruang Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.
Dari hasil koordinasi bersama antara pihak Universitas Jember dengan Pemkab Probolinggo, Mahasiswa KKN gelombang II ini ditempatkan pada 5 (lima) Kecamatan, dimulai tanggal 16 Juli hingga 19 Agustus 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 417 mahasiswa. Lima Kecamatan yang menjadi lokasi KKN adalah Kecamatan Pakuniran, Kecamatan Sumberasih, Kecamatan Krejengan, Kecamatan Gading dan Kecamatan Krucil. KKN kali ini mengusung beberapa tema yaitu stunting dan sanitasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Desa Wisata.
Anwar, selaku Sekretaris I LP2M UNEJ sebagai pembimbing KKN UNEJ menyampaikan, 417 mahasiswa KKN siap diterjunkan di Kabupaten Probolinggo melaksanakan salah satu Tri Dharma Perhuruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Sebagai pembimbing Anwar berpesan agar peserta KKN serius dalam melaksanakan kegiatan KKN terutama melayani dan mengambdi kepada masyarakat.
“Jalin komunikasi yang baik dengam masyarakat di lokasi KKN dan pembimbing di lapangani,” tegasnya.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Abdul Halim selaku Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo menyatakan, Para peserta KKN diharapkan dapat melakukan transfer pengetahuan dan keterampilannya yang didapat di bangku kuliah sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan berhasil guna
Sebelumnya KKN-BBM Unair Surabaya ini diikuti 336 mahasiswa dengan 3 (tiga) program kerjanya. Yakni, Program Kerja Kesehatan, Ekonomi dan Sosial yang akan disebar pada 3 (tiga) kecamatan meliputi Kecamatan Krucil, Gading dan Krejengan. Mereka didampingi oleh 21 orang Dosen Pembina Pembangunan Desa (DP2D).
Rombongan KKN-BBM Tematik Unair Surabaya ini dipimpin oleh Dosen Fakultas Keperawatan Dr. Kusnanto yang sekaligus menyerahkan para peserta KKN-BBM kepada Pemkab Probolinggo. Bahwa pelaksanaan KKN-BBM Unair ini merupakan bentuk komitmen dan kebersamaan yang dapat mengadopsi untuk pemberdayaan masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. [wap]

Tags: