353 Kader Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Siap Antisipasi Wabah Penyakit

Sebanyak 353 Kader kesehatan di Sidoarjo, Senin (23/7) kemarin, dikumpulkan untuk mencegah penyakit yang potensi jadi wabah. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Untuk mencegah penyakit yang berpotensi bisa jadi wabah, Dinas Kesehatan Kab Sidoarjo, segera mengumpulkan semua kader kesehatan desa dan kelurahan yang ada di Kab Sidoarjo atau 353 kader kesehatan.
Menurut Kabid Pencegahan Penyakit (P2) Dinkes Kab Sidoarjo, dr M Ato Ilah, Senin (23/7) kemarin, penyakit yang bisa berpotensi jadi wabah diantaranya seperti Difteri, TBC, Campak dan Polio. Untuk mencegah penyakit agar tidak jadi wabah, maka harus dilakukan dengan imunisasi. Para Kader kesehatan di Kab Sidoarjo itu, kemarin, di kumpulkan di Ruang Delta Graha Setda Sidoarjo, mendapatkan bekal pengetahuan ilmu kesehatan diantaranya dari Dinkes Sidoarjo, RSUD dan Dinkes Prov Jatim.
Menurut dr Ato’, peranan kader kesehatan di desa bisa membantu menekan penyakit yang berpotensi jadi wabah. Mereka jadi ujung tombak pencegahan penyakit. Dengan catatan, anak-anak harus bisa diberikan imunisasi dasar yang lengkap.
Kondisi Kab Sidoarjo, kata dr Ato’, kini juga waspada wabah penyakit Difteri. Sehingga imunisasi penyakit Difteri saat ini dilakukan sampai tiga putaran. Seperti juga di tingkat Prov Jatim.
Saat ini imunisasi difteri di Kab Sidoarjo, kata dr Ato’ memasuki putaran kedua. Pada pertama lalu, mampu tercapai 98% dari 626 896 anak yang diimunisasi. Mereka dari usia Balita sampai 19 tahun.
Ia bersyukur pada putaran pertama, kemarin, bisa sangat maksimal, karena bagusnya koordinasi dan peranan berbagai sektor. Pada putaran ketiga, nanti akan dilakukan pada Bulan November.
”Penyebaran difteri bisa dicegah kalau semua diimunisasi,difteri bisa kena pada semua umur, tapi paling rentan pada usia balita sampai 19 tahun sebab daya tahan tubuh belum kuat,” katanya. [kus]

Tags: