Wali Kota Risma Ambil Sumpah 250 ASN Pemkot Surabaya

Pengambilan sumpah dan janji 250 ASN Pemkot Surabaya, Senin (25/6). [andre/bhirawa]

Pemkot Surabaya, Bhirawa
Wali Kota Tri Rismaharini memotivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Surabaya agar memberikan pelayanan dan kinerja yang terbaik bagi masyarakat. Sebab, bekerja sebagai ASN merupakan kesempatan untuk mengabdi serta melayani masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Risma dalam acara pengambilan sumpah dan janji kepada 250 orang yang sudah menjadi ASN namun belum disumpah (K2) pada 2018 di lingkungan Pemkot Surabaya.
”Ayo jalani sumpah itu dengan memberikan pelayanan dan pengabdian yang tulus, ikhlas bagi masyarakat. Untuk guru berikan pendidikan yang baik, sama halnya juga dengan perawat di puskesmas berikan pelayanan kesehatan yang baik pula,” ucapnya di Graha Sawunggaling lantai 6, Senin (25/6).
Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga mengajak kepada para ASN untuk terus mengingat sumpah jabatan yang diucapkan sehingga bisa amanah dalam menjalankan tugas-tugasnya. “Kesempatan ini diambil dan diberikan kepada orang lain bukan dengan uang tetapi dengan tangan, kaki, mulut, mata serta doa kita,” sambungnya.
Risma juga mengingatkan para PNS yang sudah diambil sumpahnya untuk secara bersama-sama mencegah masuknya paham radikalisme di lingkungannya masing-masing dengan cara melaksanakan tugas dan pelayanan secara baik serta menjaga negara kesatuan dan persatuan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya Mia Santi Dewi menambahkan ASN yang diambil sumpahnya ini merupakan CPNS formasi 2014 dan 2015 dengan rincian, tenaga fungsional tertentu sebanyak 135 orang dan tenaga fungsi umum sebanyak 115 orang. ”Paling banyak guru dan tenaga kesehatan. Sisanya, tenaga teknis kelurahan dan kecamatan,” jelasnya.
Mia juga menuturkan, mereka yang sudah disumpah telah melewati serangkaian tes dan sudah dinyatakan lulus. Sedangkan sisanya sekitar 1.018 belum dinyatakan lulus tes. ”Dari dua ribu kini tersisa 1.018 orang yang dinyatakan tidak lulus tes PNS K2 dengan berbagai macam alasan,” urainya. [dre]

Tags: