Wabup Mojokerto Siapkan Sanksi ASN Bolos Pasca Libur Lebaran

Wabup Pungkasiadi melakukan sidak hari pertama kerja pasca libur lebaran. [kariyadi/bhirawa].

Kab Mojokerto, Bhirawa
Wabup Mojokerto Pungkasiadi memerintahkan diberikan sanksi tegas bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) yang menambah bolos kerja tanpa keterangam pasca libur Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah atau tanggal 21 Juni lalu. Perintah ini dikatakan Wabup usai melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran atau cuti bersama.
Dari jumlah total ASN Pemkab Mojokerto yakni 8579 orang, tercatat 19 orang tidak hadir dengan keterangan izin sakit, cuti melahirkan dan izin kepentingan keluarga. Data ini dapat dilihat dari data finger print BKPP. Dalam Sidak nya Wakil Bupati menekankan agar semua ASN lebih meningkatkan kinerjanya dan disiplin mengikuti peraturan jam kerja yg sudah ditetapkan.
”Bagi yang tidak hadir tanpa keterangan jelas, pada saya minta untuk menyertakan data pendukung ketidakhadiran pada Kepala BKPP, kalau tidak ada keterangan saya siapkan sanksi,” kata Wabup Pungkasiadi.
Wakil bupati juga meminta untuk dilakukan pembaruan aplikasi finger print, agar dapat diakses dengan mudah dan cepat.
Sidak dibagi menjadi dua tim, yakni di lingkungan kantor bupati tepatnya Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang dipimpin Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, didampingi Sekda, Asisten Administrasi Umum, Inspektur Kabupaten dan Kepala BKPP.
Sedangkan di luar lingkungan kantor bupati, Sidak dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra didampingi staf BKPP dan Inspektorat tepatnya di kantor Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kantor Kecamatan Sooko dan Puskesmas Sooko. [kar]

Tags: