Wabup dan Forkopimda Sidak Persiapan dan Distribusi Logistik Pilkada 2018

Wabup bersama Dandim 0815 dan Sekdakab tiba di Kantor KPU memantau langsung pendistribusian logistik Pilkada. [karyadi/bhirawa]

(Kirim Logistik Pilkada ke 1.719 TPS) 

Kab Mojokerto, Bhirawa
Menjelang Pilgub Jatim tahun 2018 yang segera digelar tanggal 27 Juni ini, Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, bersama jajajaran Forkopimda melakukan Sidak kesiapan dan distribusi logistik Pilgub, Senin (25/6). Sidak dilakukan di Kantor KPU Kab Mojokerto di kawasan Kec Sooko. Dari lokasi ini seluruh logistik Pilgub diamankan dan siap didistribusikan ke seluruh wilayah Kab Mojokerto.
Dalam Sidak bersama rombongan itu, Wabub Pungkasiadi menyatakan apresiasinya terhadap KPU, yang dinilai telah melakukan persiapan dengan baik. Wabup juga berpesan agar dalam bertugas KPU bekerja proesional dan berpedoman pada aturan. Sukses tidaknya Pilkada serentak, merupakan tanggung jawab KPU sebagai pelaksana hingga ke daerah.
”Sejauh ini saya lihat tidak terjadi kendala yang berarti. KPU telah melakukan tugas dengan baik. Pilkada serentak ini harus berjalan dengan baik dan aman. Mari kita jaga kondusifitas di lingkungan masing-masing, serta gunakan hak pilih kita dengan sebaik-baiknya,” pesan Wabup Pungkasiadi.
Dalam Sidak itu, Wabup juga melepas secara simbolis distribusi logistik dari Kantor KPU ke seluruh TPS. Kendaraan logistik, dikawal ketat aparat keamanan baik TNI maupun Polri wilayah Kab Mojokerto.
”Logistik harus sampai di TPS dalam kondisi lengkap dan aman. Demikian juga nanti setelah pencoblosan dan perhitungan, kembali ke KPU juga harus lengkap dan aman,” tambah Wabup lagi.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab Mojokerto, Ayyuhanafiq menjelaskan, jika KPU mendistribusikan kebutuhan logistik ke 1.719 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kab Mojokerto.
”Distribusi logistik dilakukan menggunakan delapam unit truk dan enam pick up. Hari ini atau tanggal 25 Juni (kemarin, red) kami kirim ke kecamatan, untuk selanjutnya pada tanggal 26 digeser ke desa-desa dan tanggal 27 ke TPS. Pengiriman dikawal ketat oleh aparat TNI dan Polri,” terang Ayyuhanafiq.
Dari kebutuhan surat di seluruh TPS yakni 833.107 dan 2,5% cadangan, ada sejumlah surat suara yang dimusnahkan karena rusak.
”KPU bersama Forkopimda telah memusnahkan 853 surat suara yang rusak atau tak sempurna (terdapat bercak tinta hingga warna memudar). Sedangkan sisa 66 lembar adalah kertas tak terpakai,” pungkas Ayuhanafiq. [kar.adv]

Tags: