Prestasi SMAN 2 Situbondo di SEA-Creative Camp 2018

Siswa berprestasi SMAN 2 Situbondo usai ikut upacara bersama Mendikbud RI di Mataram NTB. [sawawi]

Juara 2 Modelling Tourism Promotion Online Workshop di Mataram NTB
Situbondo, Bhirawa
Dunia pendidikan Kabupaten Situbondo kembali meraih prestasi membanggakan di level internasional. Kali ini giliran tim SMAN 2 Situbondo berhasil meraih juara 2 dalam even SEA Creative Camp ke XXVI tahun 2018 di Mataram NTB, baru baru ini. Tim SMAN 2 Situbondo yang didampingi Kasek Suyono berhasil meraih juara setelah mengalahkan pelajar SMA se-Asia Tenggara di Mataram NTB pada bidang modelling tourism promotion online workshop. Pencapaian prestasi ini disambut gembira keluarga besar SMAN 2 Situbondo.
Kasek SMAN 2 Situbondo Drs Suyono MM, mengatakan, tim dari SMADA saat tampil di Mataram Nusa Tenggara Barat dipimpin Sultan yang merupakan Putera Pariwisata Situbondo tahun 2017. Berkat penampilan apik Sultan dihadapan juri, tim SMADA berhasil meraih juara 2 se Asia Tenggara. “Ini salah satu prestasi internasional kedua yang diraih siswa SMADA setelah sebelumnya meraih penghargaan sebagai spesial juri award pada ajang SEA-MEO di Penang Malaysia,” tutur Suyono.
Masih kata Suyono, selain meraih juara 2 di ajang SEA Creative Camp XXVI tahun 2018 di Mataram NTB, sejumlah siswa terbaiknya juga ikut dalam rombongan kegiatan upacara hari pendidikan nasional bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi di Mataram NTB. “Termasuk saya juga ikut diundang dalam acara kegiatan nasional tersebut. Kami bersama siswa ikut berbangga atas atensi yang diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini,” kupas mantan Kasek SMAN 1 Panarukan, Situbondo itu.
Sementara Wakasek Kurikulum Nikmatin Hasanah menimpali, menghadapi tahun ajaran baru 2018-2019, SMADA Situbondo sudah menahbiskan dirinya berbagai prestasi seperti meraih status sekolah adiwiyata mandiri, sekolah anti narkoba, sekolah widya pakarti, sekolah kewirausahaan serta sebagai sekolah rujukan. “Padahal untuk menjadi sekolah rujukan itu syaratnya tidaklah gampang. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah sekolah. Diantaranya, ada siswanya yang meraih prestasi internasional dan nasional,” beber Nikmah-panggilan akrab Nikmatin Hasanah.
Masih kata Nikmah, baru baru ini anak didiknya juga pernah meraih juara pada even OSN Kebumian tingkat Kabupaten. Lalu meraih juara 1, 2 dan 3 pemuda pelopor serta meraih juara LKTI (lomba karya tulis ilmiah) khusus bidang kelautan yang diadakan Universitas Hang Tuah, Surabaya. “Semua capaian prestasi ini berhasil diraih berkat adanya bimbingan dan pembinaan dari para guru yang ahli dibidangnya. Ini sisi keunggulan dari SMADA mulai dari tenaga pendidik hingga sarana sudah lengkap,” pungkas guru berprestasi tingkat Kabupaten Situbondo itu.

SMAN 2 Situbondo Jadi Sekolah Unggulan di Kota Santri
Mengupas sisi kelebihan SMAN 2 Situbondo sangat identik dengan sekolah unggulan di Kota Santri. Ini karena, sekolah yang menamakan dirinya menjadi SMADA PRIMA (prestasi unggul, ramah lingkungan, inovatif dalam iptek yang dilandasi imtak, mandiri, aktif dan kreatif) selalu identik dengan raihan prestasi akademik maupun non akademik. Tak pelak keberadaan SMADA Situbondo selalu menjadi incaran calon siswa baru dari kalangan SMP/MTs saat memasuki PPDB (penerimaan peserta didik baru).
Kasek SMADA Drs Suyono MM mengatakan, ada berbagai keunggulan yang diraih lembaga yang ia pimpin. Diantaranya, sebut Suyono, SMADA Situbondo pada akhir tahun pelajaran 2018 menjadi tempat pelaksanaan workshop tehnology Enhance Learning (TEL) yang dikupas oleh DR Fazzlijab Mohammed Adnan Khan. Pemateri ini, lanjut Suyono, merupakan seorang training programe division SEAMEO-RECSAM Penang Malaysia. “Kami menamai SMADA Situbondo ini sebagai sekolah yang komplit dan sarat dengan prestasi,” beber mantan Kasek SMAN 1 Suboh Situbondo itu.
Masih kata Suyono, pihaknya juga mewujudkan SMADA Situbondo sebagai sekolah yang sejuk dan rindang serta kondusif dalam proses belajar mengajar. Selain itu SMADA juga menjalankan kegiatan ekstrakurikuler yang lengkap dan beraneka ragam. Selanjutnya, sebut Suyono, SMADA juga merealisasikan sistem pembelajaran yang kreatif sehingga dapat mencetak siswa yang cerdas serta memiliki lulusan yang berbudi pekerti yang luhur. “Kami bersama tenaga pendidik kompak bekerjasama sehingga kondisi sekolah berlangsung nyaman,” pungkas Suyono seraya mengakui tahun ini sedikitnya 58 siswa terbaiknya diterima di PTN terkenal.
Salah satu siswa SMADA yang diterima di Unair Surabaya Alfian Suryadi Rahman mengatakan, dirinya sangat bersyukur sekaligus gembira bisa diterima di kampus kenamaan di Jawa Timur. Kata Alfian, sukses dirinya bisa diterima di Unair Surabaya berkat adanya bimbingan yang intensif selama menimba ilmu di SMADA Situbondo. “Saya sengaja memilih jurusan Pendidikan Apoteker karena sejak lama tertarik dengan perkembangan obat obatan di Indonesia,” pungkas Alfian, yang tercatat sebagai salah satu siswa berprestasi di SMADA itu. [awi]

Tags: