PMI Kabupaten Malang Dirikan Delapan Posko Pamkes Lebaran

PMI Kab Malang saat mendirikan Posko Pamkes Lebaran pada tahun lalu

Kab Malang, Bhirawa
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang telah mempersiapkan delapan Posko Pengamanan Kesehatan (Pamkes) yang tersebar di wilayah kabupaten setempat. Sedangkan posko kesehatan yang dipersiapkan PMI guna untuk membantu para pemudik dan balik Lebaran yang mengalami sakit dan jika terjadi kecelakaan.
Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprilijanto, Rabu (6/6), kepada wartawan mengatakan, Posko Pamkes yang kita dirikan yakni untuk memberikan pelayanan kesehatan baik kepada para pemudik dan balik Lebaran, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengunjung wisata. Sehingga Posko Pamkes ini tidak hanya kita dirikan di pinggir jalan raya saja, tapi juga di tempat-tempat wisata. “Karena PMI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, maka kami ingin memberikan sumbangsih untuk membantu sesama dalam momen arus mudik dan balik Lebaran,” tegasnya.
Menurutnya, Pos Pamkes PMI kita tempatkan di delapan titik, diantaranya di Markas PMI Kabupaten Malang di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Pos Gawat Darurat Bedali Lawang, Kecamatan Lawang, Jalan Raya Turen, Jalur Lingkar Selatan (JLS) Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, dan tempat wisata yakni Pantai Sipelot, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, serta wisata Air Terjun Coban Rondo Pujon, Kecamatan Pujon.
Personil yang kita libatkan di Posko Pamkes, jelas Apriliajanto, tidak hanya petugas PMI saja, tapi juga kita libatkan para relawan serta didukung dengan alat penunjang, seperti peralatan medis dan obat, juga kita siapkan kendaraan operasional salah satunya adalah mobil ambulance. Dan Pos Pamkes mulai kita laksanakan pada 11 Juni-24 Juni 2018. Sehingga Pos Pamkes PMI ini, sasaran utamanya yaitu untuk memberikan pertolongan pertama bagi penguna jalan maupun pengunjung tempat wisata, yang sedang mengalami sakit maupun terjadi kecelakaan di jalan raya maupun kecelakaan laut.
Dia juga menerangkan, Lebaran di tahun 2017, ada penurunan kasus kecelakaan di jalan raya atau yang ditanggani PMI selama melakukan Pamkes. Namun sebaliknya, kasus kecelakaan laut paling sering terjadi, seperti tahun 2016 telah terjadi kecelakaan laut lebih kurang sebanyak 100 kasus. Tapi, pada 2017 terjadi penurunan kasus kecelakaan laut, yakni hanya sebanyak 46 kasus. “Kami berharap untuk Lebaran tahun 2018 ini, kasus kecelakaan jalan raya dan kecelakaan laut lebih menurun jika dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya
Untuk itu, lanjut Aprilliajanto, dirinya menghimbau kepada para penguna jalan baik arus mudik maupun balik Lebarabn, serta pengunjung tempat wisata agar senantiasa berhati-hati dan selalu waspada. Sehingga masyarakat harus senantiasa mematuhi larangan yang sudah dipasang oleh pengelola tempat wisata, dan jangan dilanggar karena untuk keselamatan pengunjung wisata sendiri. [cyn]

Tags: