Pamekasan Musik Daul Carnival Masuk 100 Wonderful Even Indonesian

Pj. Bupati Pamekasan, Dr. Ir. Fatah Yasin, M.S, didampingi Dandim 0826 Pamekasan, Kapolres Pamekasan, Plt Sekdakab Pamekasan dan (Kadisparbud Pamekasan, Melepas Parede Peserta Music Dau.

(Kadisparbud Pamekasan, Melepas Parade Peserta Music Daul) 

Pamekasan, Bhirawa
Pamekasan music Daul carnival, menurut Pj Bupati Pamekasan, Dr. Ir. Fatah Yasin, M.S, yang merupakan music etnik Madura, khususnya masyarakat kabupaten Pamekasan sudah selayaknya untuk menjadi sebuah even nasional maupun internasional.
“Apalagi music Daul yang semula dikenal sebagai music patrol. Semula untuk menggugah warga agar bangun untuk syahur di bulan Ramadhan. Kini sudah masuk 100 Wonderful Even Indonesian”, tandasnya
Parade “Pamekasan Musik Daul Carnival” dilepas oleh Pj Bupati Pamekasan, Fatah Yasin, Rabu (20/6) malam, di depan hotel Front One Jalan Jokotole ini. Hadir Ketua DPRD Pamekasan, Forpimda, Plt Sekdakab Pamekasan, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Pamekasan, Kepala OPD, Ketua Dewan Kesenian Pameksan.
Lebih lanjut, Fatah Yasin mengatakan, bahwa musik daul itu bukan hanya milik masyarakat Pamekasan maupun Jawa Timur. Tatapi Pamekasan musik daul carnival 2018 merupakan agenda tahunan ini sudah selayaknya menjadi kalender wisata dan tujuan obyek wisata nasional di Madura.
“Musik daul yang etnik dengan sentuhan lokal. Begitu kuat dan tumbuh serta berkembang di Kabupaten Pamekasan ini sudah berkembang secara nasional bahkan sudah masuk di agenda internasional. Banyak disukai wisatawan asing,” jelasnya.
Fatah Yasin, aktif sebagai Asisten Ekonomi Pembangunan Pemrop Jatim, berharap Pemkab Pamekasan bersama-sama masyarakat menumbuh kembangkan potensi lokal. Karena seni budaya lokal yang kita kembangkan bisa menambah rangkaian wisata di kota “Gerbang Salam”.
“Berkembang budaya dan pariwisata, selain mampu menarik wisatawan luar ke daerah Pamekasan. Secara otomatis bisa meningkatkan perekonomian penduduk”, ucapnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud), Achmad Sjaifuddin pada laporannya, peserta Pamekasan music Daul carnival 2018 diikuti 20 peserta dengan route depan hotel berbintang ini menuju pusat keramaian di Taman Arek Lancor
“Strategi kami, untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan adalah dengan melakukan penataan dan pengembangan destinasi wisata serta memperbanyak kalender event pariwisata di kota Pamekasan,” katanya.
Disampaikan, bahwa memperbanyak kalender event destinasi akan berkualitas dan layak untuk dikunjungi sehingga dapat menumbuhkan perekonomian di masyarakat menunjang peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) kabupaten Pamekasan.
“Destinasi yang beragam menarik wisatawan itu maka sektor perekonomian semakin tumbuh dan berkembang. Misalnya usaha kecil, restoran, hotel dan lainnya, bisa ikut menikmati dari pengembangan pariwisata ini,” ungkap Sjaifuddin, mantan Kadis Pengiran Pamekasan. [din.adv]

Tags: