Diberhentikan Plt Bupati, Tiga Pejabat Teras Dipulihkan Kembali

Bupati Lumajang As at Malik di hari pertama aktif mengadakan release terkait pemulihan kembali Pejabat Tinggi Pemkab Lumajang yang kemarin sempat di jatuhi hukuman disiplin oleh Plt Bupati.

Lumajang, Bhirawa
Tiga Pejabat Tinggi Pemkab Lumajang yang sempat diberhentikan dari jabatannya oleh Plt Bupati Buntaran Supriyanto karena dianggap indisipliner, dipulihkan kembali oleh Bupati As at Malik.
Tiga pejabat itu adalah Sekda Kabupaten Lumajang, Gawat Sudarmanto, Kepala BKD Nurwakit Aliyusron dan Kepala Inspektorat Isnugroho dipulihkan kembali jabatannya karena upaya pemberhentian oleh Plt Bupati Lumajang, Buntaran Supriyanto dinilai cacat hukum.
Pencabutan putusan Plt Bupati Lumajang Nomor 800/743/427. 1/2018, tanggal 22 Juni 2018 tentang hukuman disiplin berupa pembebasan dari jabatan (memberhentikan) tiga pejabat tinggi Pemkab yakni Sekda, Kepala Inspektorat dan Kepala BKD dilakukan Bupati As at pada hari pertama masuk dari cuti kampanyenya, Minggu (24/6).
Pada poin utama dari pertemuan itu adalah pemulihan kembali ketiga pejabat tersebut yaitu Sekda Lumajang Gawat Sudarmanto, Kepala BKD Nurwakit Aliyusron, Kepala Inspektorat Isnugroho.
Bupati Lumajang As at Malik menyatakan membatalan putusan Plt Bupati . “Saya batalkan saya cabut dan tidak berlaku lagi karena melampaui wewenang yang saya berikan bagaimana surat perintah saya, dengan ini saya memulihkan kembali saudara Gawat Sudarmanto, Isnugroho dan Nurwakit Aliyusron tetap melaksanakan tugas sebagaimana jabatan semula,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, As at Malik selaku Bupati juga menjelaskan bahwa Plt Bupati ( Buntaran Supriyanto) telah melanggar mandat yang telah diberikan oleh Bupati dalam Surat Perintah Tugas nomor 131/ 94 /427.1/2018 tertanggal 12 Februari 2018 .
Dalam mandate tersebut ditegaskan dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dinyatakan bahwa Wakil Bupati (pejabat Plt.) tidak berwenang mengambil keputusan dan tahu tindakan yang bersifat strategis yang berdampak pada Perubahan status hukum pada aspek organisasi, kepegawaian dan alokasi anggaran.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Lumajang, Gawat Sudarmanto mengaku tidak akan mempersoalkan keranah hukum terkait peristiwa yang menimpa dirinya,bahkan dia justru memaafkan atas kejadian tersebut.(Dwi)

Tags: