Dan Lanud Tausyiah, Bupati Resmikan Masjid, Wabup Berikan Bantuan Kaum Duafa

Usai sholat tarawih pada safari Ramadhan 1439 H di Kel. Munggut Kec. Wungu, bupati meresmikan masjied Al Falah Doragan disaksikan Wabup, Ketua MUI kab Madiun dan Forpimda serta Takmir masjid setempat, Senin malam (4/6). [sudarno/bhirawa]

(Safari Ramadan 1439 H Keliling Desa)
Kab.Madiun, Bhirawa
SELAMA bulan Ramadan 1439 H/2018 M, Bupati Madiun, Wabup Madiun dan Sekda Kab Madiun bersama Forpimda Kab Madiun melakukan kegiatan Safari Ramadan keliling dari desa ke desa secara bergantian. Misalnya, Senin (4/6) safari Ramadan Bupati Madiun dan Forpimda Kab Madiun di Masjid Al Falah Darogan Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kab Madiun sekaligus, Bupati H. Muhtarom, S.Sos meresmikan masjid Al Falah Doragan tersebut.
Forpimda Kab Madiun yang diwakili oleh Dan Lanud Iswahjudi, Letkol Lek M.A Haritz Setiawan ST M.Si dalam tausyiahnya menyatakan, “Dalam situasi seperti sekarang ini, hendaknya masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai terhadap warga baru yang bertempat tinggal di lingkungan kita. Tahu-tahun warga baru itu, ternyata orang teroris,”tegasnya.
Masalah, sekarang ini pada umumnya warga lebih penting kepada HP nya ketimbang mewaspadai orang baru yang bertempat tinggal sekampung yang biasanya mereka kurang bergaul dengan warga sekitarnya.
“Memang di Madiun kondisi sekarang ini kondusif dan aman. Tetapi kita tidak boleh lengah dan harus selalu waspada kepada cwarga baru yang berada disekitar kita. Kalau sungkan menegur sapa, tetapi kalau orang baru tak dikenal itu mencurigakan, laporkan saja kepada yang berwajib,”tegas Dan Lanud menhimbau.
Masalah lain yang harus diperhatikan lanjut Dan Lanud, disinyalir telah terjadi adanya atau munculnya kelompok-kelompok radikal menyebar sampai ke perguruan tinggi. Untuk itu, agar anak-anak tidak bisa tertukar dengan ajaran-ajaran mereka, maka khususnya ibu-ibu atau orang tua harus dapat mencegahnya dengan cara anak-anak diajak dialog, musyawarah, agar tidak terpikat dengan ajaran mereka.
Demikian halnya, juga adanya HP alat komunikasi yang modern. Sehingga harus berhati-hati, karena HP lebih mudah menggoda dalam segala hal. Juga diharapkan sebagai orang tua harus waspada terhadap narkoba. Untuk mengatasi semua itu, menurut Dan Lanud, kepadanya harus diberikan wawasan kebangsaan. Dan perlu juga diberikan pengertian kalau pada 1 Juni itu, hari kelahiran Pancasila.
Bupati Madiun, H. Muhtarom, S.Sos, ditemui Bhirawa, usai sholat tarawih mengatakan, “Bulan Ramadhan merupakan bulan yang tak hanya mewajibkan kita untuk berpuasa saja. Pada bulan ini, kita semua juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah lain, seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, sedekah, infaq, dan ibadah serta amal-amal lainnya,”kata bupati.
Itu semua, kata bupati Muhtarom, dikarenakan bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan dari Allah SWT serta menjadi ajang transformasi kesadaran (ruhaniyah) agar lebih peka dan peduli pada sesama. “Karena itu, bulan Ramadhan bisa menjadi ajang perbaikan bagi kita semua sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Khusus bagi pemerintah, begitu juga pejabat publik lainnya, bulan Ramadhan ini bisa menjadi jembatan untuk menyapa rakyat sekaligus sebagai bukti kepekaan dan kedekatan pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat,”katanya.
Apalagi dalam pelaksanaan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan lanjut bupati, banyak yang bersifat kolektif, Seperti yang dilakukan bupati Madiun dan jajarannya pada safari Ramadan tahun 2018 ini. Bupati beserta Forpimda melakukan kegiatan Safari Ramadan ini di mulai dari sholat isyak dan tarawih berjamaah dilanjutkan dengan ramah tamah.
Selanjutnya Bupati juga menyampaikan bahwa masyarakat Madiun harus selalu menjaga guyub tukun antar warga masyarakat. “Jangan sampai terprofokasi kabar-kabar dari daerah lain yang kurang harmonis dan kurang mengenakkan seperti yang banyak kita dengar dan baca di media-media massa, elektronik, serta media social sekarang ini. Kita harus saling menjaga tali silaturahmi antar warga masyarakat. Karena di era modern ini filter dalam menerima berita semakin berkurang . sehingga kita harus pandai-pandai untuk menyaringnya dan memilahnya,”tegasnya.
Kesempatan itu bupati Madiun H. Muhtarom, meresmikan masjid Al Falah Darogan Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kab Madiun ditandati dengan penandatanganan prasasti. Sementara Bupati Muhtarom dan Wabup Madiun Drs. H. Iswanto, M.Si menyerahkan bantuan yang diberikan kepada kaum duafa 10 orang @/ orang Rp250 ribu, bantuan dana operasional madjid Rp2.5 juta dan alquran serta terjemahan 1 set. Bantuan terurai diatas diserahkan disetiap kali Bupati bersama Forkopimda melakukan safari Ramadhan 1439 H/2018. [dar.adv]

Tags: