Antisipasi Kejahatan, Polres Malang Gelar Patroli Berskala Besar

Kabag Ops Polres Malang Kompol Sunardi Riyono saat merazia bus angkutan umum di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, Kec Kepanjen, Kab Malang

Kab Malang, Bhirawa
Memasuki H+3 Lebaran, Polres Malang telah menggelar patroli dengan skala besar, di wilayah Kabupaten Malang, pada Minggu (17/6). Sedangkan operasi yang dilakukan Polres setempat, yang dikemas dalam Operasi Ketupat Semeru 2018, hal ini sebagai bentuk antisipasi kejahatan di wilayah Kabupaten Malang.
Menurut, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Malang Kompol Sunardi Riyono, Minggu (17/6), kepada wartawan, operasi yang kita lakukan diantaranya pencurian pada rumah kosong yang ditinggal penghuninya mudik Lebaran, penjambretan di tempat keramaian dan pencopetan kendaraan angkutan umum seperti di dalam bus. Dan operasi yang kita gelar telah melibatkan 100 personil Polisi dari jajaran Polres Malang. “Operasi yang kita lakukan pada H+3 Lebaran kali ini, guna mengantisipasi tindak kejahatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang,” tuturnya.
Dari operasi yang di gelar Polres Malang, lanjut dia, belum ditemukan adanya kejahatan berupa pencopetan dalam bus, serta juga penjamberatan. Sehingga agar menekan angka kejahatan, maka pihaknya terus melakukan razia di tempat-tempat yang rawan terjadinya kejahatan. Dan setiap hari kita gelar operasi dengan cara pindah-pindah lokasi, agar masyarakat dalam merayakan Lebaran bisa merasa aman dari tindak kejahatan.
“Kami mulai menggelar kegiatan operasi atau razia mulai pukul 09.00 WIB, dan ratusan personil Polisi yang diterjunkan dalam operasi tersebut kami sebar diberbagai titik. Sehingga dengan begitu diharapkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Malang,” tegas Sunardi.
Selain itu, kata dia, Operasi Ketupat Semeru 2018 ini, Polres Malang tidak hanya menggelar razia pada kendaraan angkutan umum saja, tapi juga melakukan kegiatan patroli diberbagai wilayah, terutama pada perumahan-perumahan yang banyak ditinggal penghuninya mudik Lebaran. Karena dalam Lebaran tahun ini, liburnya cukup panjang, sehingga diperlukan patroli yang cukup ketat.
“Razia penumpang di dalam bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang dilakukan personil Polres Malang di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, belum ditemukan adanya kasus pencopetan. Sebab, kasus pencopetan sering terjadi di dalam kendaraan bus angkutan umum,” terang Sunardi.
Disisi lain, dia yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Malang juga menyampaikan, dirinya juga melakukan antisipasi adanya balapan liar kendaraan roda dua di luar Stadion Kanjuruhan dan begal jalanan. Karena luar stadion setempat sering kali digunakan untuk balapan liar yang dilakukan oleh para remaja yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah. Sehingga agar tidak ada balapan liar, maka pihaknya meningkatkan patroli di area Stadion Kanjuruhan, bahkan kita tempatkan beberapa personil Polisi di area tersebut. [cyn]

 

Tags: