Ujian Akhir, SMA Negeri 2 Lumajang Manfaatkan Android

Para siswa SMA Negeri 2 Lumajang yang tengah mengerjakan soal-soal ujian dengan menggunakan android.

Lumajang, Bhirawa
Pada pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) atau ujian untuk kenaikan kelas X dan Xl tahun 2018 ini, SMA Negeri 2 Lumajang telah menerapkan penggunaan sarana IT berupa penggunaan android, smartphone dan laptop dalam sistem pengerjaan soal ujian.
Alasannya pengunaan sarana smartphone, android maupun tablet dan laptop, selain dinilai efektif dan efesien, baik pada pengeluaran anggaran sekolah karena hemat kertas yang paling penting adalah mendidik anak dalam penerapan UNBK nantinya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Lumajang,M. Asy’ari ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (15/5) yang menjelaskan bahwa pelaksanaan PAT dengan menggunakan sarana HP (Smartphone, tablet) maupun laptop disekolahnya tersebut merupakan upaya sekolah dalam memanfaatkan teknologi berbasis IT.
“Ini baru pertama kali kita laksanakan, dengan pertimbangan masalah efisiensi dan lainnya, untuk itu SMA Negeri 2 Lumajang menerapkan dalam pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun dan para siswa cukup menggunakan sarana yang biasa dimiliki siswa seperti HP, Tablet,dan Laptop dan lintas Platform OS,” ujarnya.
Lebih lanjut M. Asy’ari menjelaskan bahwa pada pelaksanaan PAT mulai hari pertama ujian tersebut menurutnya proses ujian kenaikan kelas tersebut berjalan dengan lancar, sebab para siswa dinilai telah terbiasa dengan sarana Android, smartphone maupun laptop dalam keseharian nya.
Sementara itu menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lumajang, Sugiono Eksantoso sangat mengapresiasi SMA Negeri 2 Lumajang yang telah berusaha keras hingga pada pelaksanaan PAT tahun ini dapat melaksanakan PAT dengan menggunakan sarana teknologi yang lebih modern. Sebab menurutnya hal itu sejalan dengan arahan Diknas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang mengharapkan setiap sekolah nanti dapat menerapkan sistem tersebut untuk efesiensi dan memanfaatkan teknologi saat ini.
“Harapannya nantinya sekolah dapat menggunakan sistem tersebut tidak hanya pada saat pelaksanaan PAT saja, tetapi bisa digunakan pada ulangan harian, tapi untuk dapat mewujudkan itu semua, pihak sekolah yakni kepala sekolah dan guru dituntut untuk kerja keras juga,” pungkasnya. [dwi]

Tags: