Tunjangan Transportasi GTT Belum Cair

Suprapto

Tulungagung, Bhirawa
Kalangan DPRD Tulungagung mendesak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung untuk segera mencairkan dana transportasi guru tidak tetap (GTT) yang mengabdi sebagai guru SD. Masalahnya, sampai pertengan bulan Mei ini, tunjangan tersebut belum juga diterima oleh para guru honorer.
“Seharusnya para GTT menerima tunjangan transportasi setiap triwulan. Jadi untuk triwulan pertama semestinya mereka (GTT) menerima pada bulan Maret lalu. Tetapi ini sampai sekarang belum juga menerima,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung, Suprapto SPt MMA pada Bhirawa, Senin (14/5).
Ia mendesak Disdikpora Kabupaten Tulungagung untuk segera mencairkannya. Jangan sampai GTT yang telah mengabdi dan mengajar di SD tersebut tertahan menerima tunjangan transport terlalu lama, apalagi sampai setengah tahun.
“Paling tidak bulan ini (Mei) sudah dapat dicairkan. Jangan cari-cari alasan sampai mengulur pemberian tunjangan transport yang sudah menjadi hak para GTT dan sudah dianggarkan di APBD Tulungagung 2018,” paparnya.
Menurut Suprapto, jika sampai Disdikpora Kabupaten Tulungagung terus mengulur pemberian tunjangan transportasi pada GTT, DPRD Tulungagung bisa melakukan tindakan tegas. Salah satunya dengan melakukan pemanggilan pada Kepala Disdikpora Kabupaten Tulungagung, Suharno SPd MPd.
“Ini merupakan bagian dari bentuk pengawasan dari DPRD. Kalau nanti terus tidak direalisasi, DPRD melalui Komisi A bisa memanggil Kepala Disdikpora,” terangnya.
Seperti diketahui , Pemkab Tulungagung pada akhir tahun 2017 lalu merealisasikan pemberian tunjangan transpor bagi sebagian GTT yang mengabdi di SD. Mereka selama tiga bulan terakhir tahun 2017 (Oktober-Desember 2017) mendapat tambahan penghasilan sebesar Rp 750 ribu atau perbulan Rp 250.000.
GTT yang mendapat tunjangan transportasi ini sejumlah 1.700 guru. Terdiri dari guru honorer yang menjadi guru kelas, guru honorer agama dan guru honorer olahraga. Sementara GTT lainnya belum mendapat tunjangan transport.
Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto Wicaksono, ketika dikonfirmasi membenarkan jika tunjangan transport bagi GTT SD belum bisa dicairkan. Ia beralasan masiha ada hal yang harus diselesaikan sebelum dana tersebut diberikan pada GTT.
“Kami memang belum bisa mencairkan dananya, karena masih menunggu data dari Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK),” ujarnya.
Ia berjanji jika data dari Bidang GTK Disdikpora sudah diberikan, maka dana tunjangan transport bagi GTT SD akan segera dicairkan. “Data dari GTK diberikan kita cairkan,” ucapnya. [wed]

Rate this article!
Tags: