Teroris Tak Terkait Pemilihan Gubernur Jawa Timur

Fauzan

Kota Malang, Bhirawa
Rektor Univeritas Muhammadiyah Drs. H. Fauzan MPd, mengemukakan jika terorisme yang terjadi di Jawa Timur sama sekali tidak ada kaitanya dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa.Timur.
“Saya kira tidak ada kaitanya dengan pelaksanaan Pilgub Jawa Timur, karena sasaran mereka adalah tempat ibadah. Ini murni dilakukan orang yang salah.dalam beragama,”tutur Fauzan.
Menurut Fauzan, yang menjadi tugas bersama saat ini adalah memutus mata rantai teroris di masyarakat. Ini sangat penting agar tidak berkembang katena terorisme itu adalah simbul kebencian dengan pemerintah.
“Persoalanya sudah muncul saat terjadinya bentrokan antar  Densus dengan tahanan teroris di Mako Brimob, beberapa waktu yang lalu,  pengeboman Pos Polisi dan puncaknya. kejadian di Surabaya,”tukas Fauzan.
Karena itu, lanjut dia perlu ada setrategi khusus, namun strategi itu tidak harus melalui kekerasan tetapi dibutuhkan cara-cara yang  lebih soft.
”Harus banyak setrategi untuk menanggani persoalan teroris. Kekerasan bukan satu sataunya cara  memutus rantai jaringan ini. Jangan lagi  ada anggota baru,”tambahnya.
Ia menyampaikan penanganan terorisme menjadi bagian tanggung jawab sosial bagi seluruh masyarakat. Salah satu cara yang harus dilakukan masyarakat adalah peka terhadap lingkunganya.
“Para pelaku teroris itu, kerap sekali melakukan kamufkase lingkungan dia, makanya masyarakat harus ektra hati-hati dan menaruh rasa curiga apabila punya tetangga yang melakukan aktifitas diluar kewajaran,”imbuhnya.
Fauzan juga menyatakan doktrin dari keluarga, juga menyebabkan seseorang menjadi teroris. Karena itu dalam pemahaman beragama matang dan memaknai tidak hanya sepotong-sepotong.
Sementara itu, untuk menghindari adanya terorisme di Kota Malang, sejumlah Gereja  dan fasiltas penting lainnya, di jaga olah aparat Kepolisian TNI dan Satpol PP.
Di depan Balaikota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang, disiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran. Area parkir DPRD Kota Malang juga ditutup untuk umum. [mut]

Tags: