Stok Darah PMI Surabaya Aman

Beberapa warga Surabaya saat mendonorkan darahnya di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya, Kamis (17/5).[tauriq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Pasca pengemboman di Surabaya, stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya masih aman. Meskipun beberapa hari lalu permintaan darah sempat meningkat karena dibutuhkan oleh para korban teror bom.
Kasi Humas & Rekrutmen UDD PMI Kota Surabaya Triksi Hendria saat dikonfirmasi Bhirawa, Kamis (17/5) kemarin mengungkapkan stok darah saat ini masih tergolong aman. “Amannya stok darah berkat antusiasme dan solidaritas warga Surabaya yang mau mendonorkan darahnya secara sukarela,” ujarnya.
Triksi menambahkan, bahkan saat menyikapi rentetan pengemboman yang terjadi di tiga gereja tercatat 600 warga datang ke UDD PMI Kota Surabaya untuk mendonorkan darahnya.
“Kalau di hari biasa tanpa kejadian bom, kami bisa mengumpulkan 400 pendonor setiap harinya namun dengan adanya kejadian tersebut, 600 an warga Surabaya berbondong-bondong datang ke UDD PMI Kota Surabaya untuk mendonorkan darahnya,” jelasnya.
Dijelaskannya UDD PMI Surabaya siap 24 jam dalam melayani pasien korban bom yang membutuhkan darah. Sedangkan permintaan dan pelayanan untuk yang ingin berdonor dibuka dari pukul 07.00 sampai 21.00.
Selain itu Triksi berharap kondisi stok darah tetap aman meskipun memasuki Ramadan, karena di setiap Ramadan stok darah mengalami penurunan hingga 30%. “Dengan berkurangnya stok darah saat Ramadan juga bisa dikatakan masih aman karena permintaan darah juga berkurang, untuk itu kami mengandeng beberapa instansi untuk membantu memberikan support bagi pendonor,” ujarnya. [riq]

Rate this article!
Tags: