Soekarnois Menangkan Gus Ipul-Puti

Surabaya, Bhirawa
Barisan Soekarnois, dalam waktu dekat merapatkan barisan di Jawa Timur. Rencananya, akan menggelar pertemuan akbar dengan tajuk kangen barisan Soekarnois bersama Guntur Soekarno Putra, anak pertama dari Bung Karno.
Wasekjen PDI Perjuangan, sekaligus Panglima Perang Pemenangan Gus Ipul-Puti, Ahmad Basarah mengatakan, pertemuan akbar tersebut akan digelar pada 11 Mei mendatang di Grand City Surabaya.
“Ada 27 organisasi Soekarnois yang akan menjadi kepanitiaan dan hadir dalam pertemuan tersebut. Untuk melepas kangen, bertemu dengan Mas Guntur Soekarno Putra biasa dipanggil Mas Tok,” kata Ahmad Basarah, kepada wartawan di rumah makan Ria Galeria, Surabaya, Senin (30/4) malam.
Dalam acara tersebut, lanjut Basarah, panitia juga akan memberikan undangan sesuai dengan nama yang terdaftar. Diperkirakan jumlah peserta sesuai dengan kapasitas gedung, sebanyak 1500 orang mewakili ormas-ormas yang tergabung di dalam barisan Soekarno.
Hingga saat ini, masih kata Basarah, sudah 200 orang yang tidak masuk daftar undangan sudah mengkonfirmasi kepada panitia supaya diundang. “Kita juga akan mengundang Mas Eros Djarot Sebagai budayawan, yang nantinya membacakan puisi,” ujar dia.
Disamping itu, sejumlah tokoh nasional GMNI yang berada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah juga ikut hadir. Bahkan, Soekarwo sebagai Gubernur Jawa Timur, juga akan ikut diundang dalam temu kangen dengan barisan Soekarnois.
“Pak De Karwo ini memang Ketua Partai Demokrat. Tapi, beliau kami undang kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Timur. Karena Pak De Karwo ini adalah seorang Soekarnois,” kata Wakil Ketua MPR RI.
“Kami akan lapor ke beliau, untuk menghormati sebagai Gubernur Jatim dan mantan Ketua Umum PA GMNI. Pakde diundang hadir untuk bertemu saudara-saudara seideologi,” katanya.
Menurut dia, temu kangen barisan Soekarnois di Jawa Timur ini terdapat tiga poin. Pertama, temu kangen Putra pertama Bung Karno Guntur Soekarno Putra yang memang sejak tahun 1970 awal telah “menghilang” tidak pernah muncul ke permukaan, karena dinamika politik nasional.
“Banyak publik menanyakan khususnya dari kalangan Soekarnois itu sendiri. Apakah alumni GMNI dan yang merasa kehilangan dengan Pak Guntur Soekarno Putra ini yang biasa akrab dipanggil Mas Tok yang bertahun-tahun tidak muncul ke permukaan di tengah masyarakat,” ujar dia.
Poin kedua, konsolidasi ideologi bagi kaum Nasionalis Soekarnois dimana Jawa Timur adalah tempat kelahiran, besar dan disemayamkannya Bung Karno. “Mengembalikan marwah Bung Karno, yang lahir di Surabaya, besar di Jawa Timur, dimakamkan di Blitar,” katanya.
Selanjut di poin ketiga adalah kepentingan politik, yakni untuk menambah elektabilitas Gus Ipul-Puti dengan bersatunya barisan Soekarnois dalam satu rampak barisan. “Memastikan memastikan peta kemenangan Gus Ipul sebagai calon Gubernur Jaww Timur dan Puti Guntur Soekarno sebagai Wakil Gubernur,” katanya. (geh)

Rate this article!
Tags: