Pengelolan Anggaran Panwas Kabupaten Sampang Disoal

Foto Ilustrasi

Sampang, Bhirawa-
Milyaran rupiah anggaran yang dikelola kepala sekretariat Panwas Kabupaten Sampang mulai di soal masyarakat. Forum Gardu Demokrasi (FGD) Sampang, yang menilai pengelolaan anggaran Panwas tersebut sangat tidak transparan dan banyak persoalan dengan dua sumber anggaran yang ada, yakni Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) APBD Kabupaten dan APBD Provinsi.
Menurut Aziz Agus Priyanto, berdasarkan kajian kami berbasis data, Panwas Kabupaten Sampang menerima bantuan dana NPHD dari dua sumber, yakni APBD Kabupaten Sampang pemilihan Bupati-Wakil Bupati per bulan November-Desember 2017 untuk Panwascam di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang Rp. 249.085.000,00.
“Sedangkan untuk bantuan APBD Provinsi pemilihan Gubernur Jatim selama 8 bulan mulai Januari 2018 sebesar Rp. 3.965.345.000,” ungkap Aziz, . Selasa (8/5).
“Kemudian yang janggal lagi bicara jumlah volume staf Panwascam 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang hanya 4 orang staf, sementara di Kabupaten lain di Jawa Timur jumlah staf panwascam masing-masing Kecamatan ada 7 orang staf, padahal bicara pemilihan gubernur itu serentak di Kabupaten/Kota Se-Jatim.terang Aziz
Lanjut Aziz, pengelolaan anggaran di Panwaskab ini, menjadi tanggungjawab sepenuhnya kepala kesekretariatan Panwaskab, jadi harus benar benar transparan sehingga pemilu Sampang bisa berintegritas, semoga sejak awal penunjukan jabatan panwaskab Sampang tidak berbasis kepentingan, tapi berbasis kompetensi dan pengalaman.
Aziz berharap dinamika pengelolaan anggaran Panwaskab Sampang ini, tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan
Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), bisa pro aktif mencermati karena terkait dengan integritas proses penyelengaraan pemilu.
Sementara Bambang Maryono Kepala Sekretariat Panwaskab Sampang saat dikonfirmasi, ia membenarkan jika sumber anggaran panwascam di Kabupaten Sampang bersumber dari APBD Sampang dan APBD Provinsi. Selasa (8/5)
“Terkait bantuan APBD Provinsi di Kabupaten Sampang itu semua mekanismenya sudah sesuai intruksi Provinsi, terkait angka nominal berapa jumlahnya saya tidak hafal, karena saya masih ada diluar kantor mas, kemudian jumlah staf panwascam di 14 Kecamatan memang masing masing 4 orang, dengan latar belakang 2 PNS dan 2 nom PNS.jelas Bambang.(Lis)

Tags: