Pemkot Blitar Pecahkan Rekor MURI 22 Ribu Sajian Es Pleret

Wali Kota Blitar, Muh. Samanhudi Anwar saat menerima Piagam Penghargaan Rekor Muri Sajian Es Pleret Terbanyak dengan jumlah 22 ribu didampingi Wakil Wali Kota Blitar, Drs. Santoso, MPd, Sekkota Blitar, Rudi Wijonarko dan Kepala Disperindag Kota Blitar, Ariyanto di Aloon-Aloon Kota Blitar, Sabtu malam (12/5) kemarin. [Hartono/Bhirawa]

Kota Blitar, Bhirawa
Dalam rangka mengenalkan makanan khas Kota Blitar dan juga sebagai kuliner kebanggaan Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar pecahan Rekor Muri Sajian Es Pleret Kota Blitar sebanyak lebih dari 22.000 di Aloon-Aloon Kota Blitar, Sabtu malam (12/5) kemarin.
Bahkan dalam sekejap sebanyak 22.000 lebih gelas Es Pleret yang disediakan Panitia dan Pemkot Blitar yang mengelilingi Aloon-Aloon Kota Blitar langsung ludes disantap warga yang ikut hadir lebih dari 11.200 orang begitu acara dibuka secara langsung oleh Wali Kota Blitar, Muh. Samanhudi Anwar
“Dengan kegiatan ini kita akan membuktikan bahwa Es Pleret menjadi kuliner kebanggaan Indonesia. Bukan saja karena jumlahnya memecahkan Rekor Muri, tetapi rasa dan kualitasnya memang layak kita banggakan,” kata Wali Kota Samanhudi yang sangat menyukai sejak masih usia anak-anak yang biasa minum di tengah Aloon-Aloon yang saat ini dinamakan ringin kurung.
Lanjut Samanhudi, untuk acara ini pihaknya telah menyuguhkan sajian sebanyak 22.000 gelas Es Pleret secara gratis dengan peserta sebanyak 11.200 orang yang berarti sesuai dengan Hari Jadi Kota Blitar ke-112 tahun 2018, dimana seluruh sajian Es Pleret ini oleh para pelaku UMKM, para pedagang kecil, peserta perlatihan.
“Dan secara riil semuanya sajian Es Pleret ini adalah masyarakat dan para pelaku ekonomi di Kota Blitar,” ujarnya.
Selain itu menurutnya pencatatan Rekor Muri Es Pleret ini memiliki fungsi strategis bagi Kota Blitar, dimana bukan hanya karena jumlahnya yang cukup fantastis, tetapi dengan Rekor Muri ini juga menjadi ikon Penggerak Ekonomi Kreatif Kota Blitar khususnya di bidang kuliner.
“Apalagi Es Pleret setiap hari pasti ada di Kota Blitar, baik di sentra kuliner, di pinggir-pinggir jalan, dan di acara formal Es Pleret memang layak untuk disajikan dan dibanggakan,” jelasnya.
Dikatakan Samanhudi Es Pleret ini berbeda dengan Es Dawet, dimana yang membuat Es Pleret ini unik adalah salah satu bahan yang ada didalamnya, yaitu berupa bola-bola kecil yang pecah dengan warna khas merah dan putih. Bola-bola kecil inilah yang namanya pleret yang terbuat dari tepung, rasanya gurih, dan terisi gula didalamnya.
“Ditambah lagi rasa gurih pleret yang membuat rasa es ini semakin unik. Selain itu sensasi nyess di lidah setelah pleret pecah dan manisnya mulai terasa. Es Pleret tidak ada duanya baik di Kota manapun karena sangat unik dan enak. Dan kami sangat bangga dengan Kota Blitar yang memiliki kuliner tradisonal yang masih tetap dipertahankan oleh masyarakat,” terangnya yang juga akan membuat Sentra Es Pleret di Kota Blitar.
Sementara Deputi Manajer Muri, Ariani Siregar mengatakan Kota Blitar sebelumnya juga pernah memecahkan Rekor Muri, dan kali ini juga kembali berhasil memecahkan Rekor Muri dengan sajian Es Pleret terbanyak, dimana sebelumnya sudah ada Rekor Muri sajian minuman olahan buah sebanyak 18.000 lebih gelas untuk kategori minuman. Sehingga Kota Blitar berhasil mengalahkan rekor sebelumnya dengan menyajikan sebanyak 22.000 gelas Es Pleret.
“Kota Blitar telah berhasil memecahkan Rekor Muri sajian Es Pleret dengan urutan rekor ke 8457, dimana hasil pemecahan rekor yang kami hitung lebih dari 22.000 gelas,” katanya. [htn.adv]

 

Tags: