Pemkab Blitar Akan Undang Beberapa Lembaga untuk Sukseskan Pilgub

Melalui komunikasi dan koordinasi yang aktif dilakukan Pemkab Blitar, diharapkan Kabupaten Blitar tetap aman selama perhelatan Pilgub Jatim. [Hartono/Bhirawa]

Kabupaten Blitar, Bhirawa
Pemkab Blitar berencana untuk mengundang beberapa lembaga kemasyarakatan di Pendopo Kabupaten Blitar akhir bulan ini. Rencana ini sebagai salah satu bentuk langkah koordinasi yang dilakukan Pemkab Blitar dalam menyongsong Pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 ini.
Beberapa lembaga keasyarakatan yag akan diundang diantaranya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FKP) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar.
“Rencanaya agenda ini akan kami laksanakan di Pendopo Ronggo Hadi Negoro,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar, Dicky Cobandono.
Lanjut Dicky, momentum Pilgub harus didukung oleh semua elemem masyarakat. Sebab even lima tahunan ini adalah jembatan demokrasi di tingkat Jawa Timur untuk mendapatkan pemimpin.
Bahkan selama ini Pemkab Blitar sebenarnya telah aktif menjalin komunikasi dengan lembaga masyarakat yang ada. Namun pada saat momentum Pilgub ini komunikasi dan koordinasi tersebut lebih dipererat.
Sehingga melalui komunikasi yang aktif seperti ini diharapkan berbagai potensi kerawanan selama Pilgub bisa diminimalisir. Pemkab Blitar bisa segera melakukan langkah antisipasi jika ada sesuatu yang dinilai bisa mengganggu pelaksanaan Pilgub, dimana pertemuan dengan berbagai lembaga kemasyarakatan tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto.
“Nanti kita akan laksanakan sore hari sekaligus kita laksanakan buka bersama,” ujarnya.
Perlu diketahui, FPK bertugas untuk mengenalkan dan menguatkan ide pembauran kebangsaan. Sedangkan FKDM adalah wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat. Semenatara itu FKUB adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.
Pemkab Blitar sendiri bertekad untuk mensukseskan Pilgub Jatim 2018. Hal itu sesuai dengan amanat Undang- undang No 7 Tahun 2017 Pasal 434 yang berbunyi, Pemerintah berkewajiban memfasilitasi Pilkada hingga pelaksanaanya bisa berjalan aman, lancar dan sukses.
“Pemkab Blitar melalui Bakesbangpol berkomitmen untuk ikut mensukseskan pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 sesuai amanat Undang-Undang,” terang Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Blitar, A Irianto.
Pihaknya juga berharap dengan upaya tersebut akan semakin besar partisipasi masyarakat untuk ikut aktif dalam pelaksanaan Pilgub Jatim. Apalagi keikut sertaan masyarakat akan menentukan masa depan Jawa Timur.
Perlu diketahui, Pilgub Jatim akan dilaksanakan pada 27 Juni mendatang. Dua pasangan calon menjadi kontestan untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur. Dengan begitu, para calon akan berebut suara di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. [htn.adv]

 

Tags: