MJC Emil Disambut Antusias

Surabaya, Bhirawa
Puluhan pemuda Magetan antusias belajar struktur perekonomian Jatim bersama Emil Dardak dalam acara Ngopi Bareng Emil di Cafe Reksadaya Manunggal (RDM), Maospati, Kabupaten Magetan, Senin (7/5).
Doktor ekonomi pembangunan ini memaparkan perekonomian Jatim dan menjelaskan posisi pemuda agar menjadi bagian penting dalam mengisi perekonomian Jatim di masa depan. Dengan gaya santai dan dialogis, Emil menjelaskan satu persatu perekonomian Jatim, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, Industri, tambang, dan lainnya.
“Temen-temen harus tahu, sekarang perkantoran sudah tidak lagi mempekerjakan pegawai terlalu banyak, inilah faktanya. Saat ini perusahaan untuk bisa berdaya saing, cukup mempekerjakan sedikit saja orang, sisanya mengambil jasa profesional. Makanya temen-temen harus punya skill,” kata Emil.
Solusinya, menurut Emil, dengan memberikan tantangan dunia pekerjaan di masa depan. Untuk melatih skill ini ke arah profesional, pasangan Khofifah-Emil mendorong adanya Milenial Job Center (MJC) sebagai wadah para pemuda mengembangkan skill profesional freelance.
Dalam Milenial Job Center, seluruh anak muda yang memiliki skill akan digembleng oleh mentor handal menjadi profesional di bidangnya masing-masing.
“Profesional freelance menjadi penting seperti Amerika Serikat, sekitar 55 persen masyarakatnya bekerja freelance. Profesional freelance adalah masa depan mereka,” ungkap Bupati Trenggalek non aktif ini.
Lebih dari itu, Emil mendorong perubahan paradigma, bahwa pekerjaan yang aman bukanlah bekerja di kantor. Tuntutan perusahaan-perusahaan saat ini adalah memiliki daya saing yang tinggi. Untuk mencapai hal itu, maka merampingkan perusahaan wajib dilakukan. Jika perusahaan memerlukan sesuatu, bisa memanggil profesional freelance.
“Dengan Milenial Job Center, maka di Jawa Timur akan banyak muncul profesional-profesional, sehingga jika mau buat usaha tidak rumit, tinggal cari di Milenial Job Center. Agar yang mau usaha gampang yang mau jadi freelance gampang maka kita dapat menjemput pekerjaan di generasi milenial,” pungkas Emil. [cty]

Rate this article!
Tags: