Mewujudkan Mimpi ABK Menjadi Insan Berprestasi melalui Pornika

Kepala Cabang Dinas Pendidikan provinsi Jatim wilayah Bojonegoro, Sumiaso (tengah) bersama anak berkebutuhan cukup di Bojonegoro tunjukkan talentanya. [achmad basir]

Bojonegoro, Bhirawa
Pekan Olah Raga, Seni dan Pramuka (Pornika),memang dirasa sangat penting bagi lembaga Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PK-LK) yang ada di Bojonegoro. Pasalnya, kegiatan ini merupakan salah satu wujud keberadaan siswa PK-LK, sehingga untuk memberi ruang bagi siswa unjuk diri menampilkan kreatifitas masing-masing.
Kegiatan ini bertempat di halaman Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah Luar Biasa (SMALBS) Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, kemarin (13/5). Dengan mengusung tema “Menggali Bakat untuk Mewujudkan Mimpi Anak Berkebutuhan Khusus Menjadi Insan Berprestasi”.
Kepala Cabdindik provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Sumiarso mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk memberikan wadah bagi Siswa PK-LK dalam mengeksplorasikan kemampuan di berbagai bidang khususnya seni.
“Siswa PK-LK perlu diberikan wadah kegiatan agar kreatifitas siswa bisa diketahui keahliannya,” kata Sumiarso.
Selanjutnya, Sumiarso sangat mengapresiasi kegiatan ini, pasalnya dengan adanya kegiatan dapat menumbuhkan dan kepercayaan bagi siswa.
“Setiap siswa pasti mempunyai keahlian masing-masing,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pengawas PK-LK Bojonegoro, Dasiono mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, melatih jiwa dasa dharma pramuka, kepemimpinan (leadership), dan sosialisasi kemasyarakat.
“Kegiatan ini untuk menunjukkan bahwa siswa PK-LK juga perlu butuh perhatian dari Pemkab Bojonegoro, karena Siswa ini juga merupakan anak Bojonegoro,” kata Dasiono.
Selanjutnya, pihaknya mengaku kegiatan seperti ini sudah ke dua kalinya. Pertama kali kegiatan itu diadakan di Kecamatan Kedungadem pada tahun 2008 lalu. Pihaknya sangat senang kegiatan ini bisa dilakukan lagi pada tahun 2018.
Meskipun pelaksanaan Pornika ini sempat vakum beberapa tahun, namun pihaknya yakin di setiap lembaga PK-LK itu terus melakukan berbagai kegiatan untuk mengeksplor kemampuan masing-masing siswanya agar keberadaan anak PK-LK ini dapat juga diperhatikan oleh Pemkab Bojonegoro.
Salah satu SMPLB Putra Harapan, tujuan ikut Pornika tak lain adalah untuk melatih mental siswanya, dan tentu agar mendapat pengalaman belajar bersosialisasi dengan siswa dari lembaga PK-LK lain.
“Seperti ikut jelajah dan menampilkan kesenian yang sudah dipelajari. Yang paling penting adalah guru harus telaten,” terang Nur Aini salah satu guru pendamping.
Seperti diketahui pelaksanaan Pornika ini diikuti sebanyak 13 lembaga PK-LK se Kabupaten Bojonegoro dengan berjumlah sekitar 150 siswa. Kegiatan Pornika dijadwalkan pelaksanaan akan dilaksanakan selama 3 hari sejak Jumat hingga Minggu (11-13 Mei 2018), di mana diakhir kegiatan juga diadakan pentas seni yang disuguhkan oleh para siswa PK-LK. [bas]

Tags: