Lingkungan OPD di Kabupaten Sidoarjo Harus Waspadai Aksi Teroris

Keamanan OPD di Dispendukcapil Sidoarjo, termasuk harus dijaga dari aksi teroris, sebab OPD ini tiap hari ramai dengan pelayanan publiknya. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Para Kepala OPD di Pemkab Sidoarjo terus diingatkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kab Sidoarjo, agar selalu waspada terhadap aksi terorisme, baik di lingkungan kerjanya maupun di lingkungan tempat tinggalnya.
Menurut Kepala Dinas Kominfo Kab Sidoarjo, Drs Siswoyo MSi, para Kepala OPD harus bisa menterjemahkan intruksi yang sudah diberikan Bupati Sidoarjo itu kepada semua Kepala OPD di Sidoarjo, Senin (14/5) lalu, di Pendopo Delta Wibawa.
”Kita harus siaga satu terhadap aksi terorisme yang saat ini munculnya mendadak, tiba-tiba, tanpa disangka-sangka itu, kita lebih baik waspada daripada nanti menyesal kemudian,” ujar Drs Siswoyo, Kamis (17/6) kemarin.
Menurut Siswoyo, aksi terorisme ini memang sengaja membuat kerusuhan dan menggemparkan, agar kondisi daerah tak aman dan tak nyaman, serta ingin membuat masyarakat takut dan tercekam.
Tentu saja, aksi yang dipilih adalah tempat-tempat yang ramai. Seperti mal, pertokoan, ruang publik yang banyak orang, bahkan bisa saja tempat-tempat pelayanan publik yang ramai.
”Bagi OPD yang merasa ramai karena pelayanan publik, tentunya harus peka dengan instruksi bapak bupati ini, kita lebih baik waspada dan mencegah sejak dini, daripada nanti menyesal kemudian,” papar Siswoyo.
Meski diakuinya, kepekaan tiap Kepala OPD di Sidoarjo, terhadap instruksi bupati ini, tidaklah sama. Maka diminta instruksi itu agar dicermati kembali dengan peka.
Dengan adanya instruksi Bupati Sidoarjo itu, menurut Siswoyo, di tiap OPD bisa melakukan aksi-aksi waspada dengan bentuk beda-beda, terhadap tamu-tamu yang berkunjung, namun belum dikenal.
Sejumlah Kepala OPD di Pemkab Sidoarjo yang terbilang ramai dengan pelayanan publik, berharap dan berdoa agar kondisinya aman. Seperti yang disampaikan Dirut RSUD Sidoarjo, Dr Atok Irawan dan Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Drs Medi Yulianto.
Sebagaimana terjadi, beberapa waktu ini, selain menebarkan aksinya di Kota Surabaya, para terduga teroris juga menebarkan aksi di Kab Sidoarjo. Sejumlah pelaku juga ditangkap petugas Densus 88 karena sembunyi dan tinggal di Sidoarjo. [kus]

Tags: