Kembangkan Situs Sejarah

Afwan Maksum

Afwan Maksum
Jatim merupakan provinsi yang kaya dengan nilai sejarah. Mulai masa berdirinya kerajaan nusantara hingga masa pra kemerdekaan dan berdirinya Republik Indonesia. Banyaknya situs sejarah ini, mengundang perhatian khusus dari salah seorang anggota DPRD Jatim Afwan Maksum. Dia meminta dan mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) agar mengembangkan potensi situs sejarah menjadi obyek wisata sejarah.
“Jatim ini provinsi yang kaya akan sejarah, lihat saja situs sejarah banyak terdapat di Jatim. Mulai situs zaman kerajaan Majapahit, hingga situs Bung Karno bisa ditemukan. Hal ini perlu terus dikembangkan dan dilestarikan,” ujar anggota Komisi B DPRD Jatim ini.
Afwan mengungkapkan, sejatinya situs sejarah itu bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), bila dikembangkan dan dikelola oleh pemerintah provinsi atau pemda setempat. Hal itu tentu dibawah koordinasi Disbudpar sebagai dinas teknis. Ia menyontohkan, di luar negeri museum dan situs sejarah menjadi salah satu destinasi wisata pilihan.
Menurutnya, sudah saatnya Disbudpar mulai menginventarisasi situs sejarah yang ada di Jawa Timur, untuk kemudian dikembangkan menjadi wisata sejarah yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Tentunya fasilitas pendukung juga harus dibangun untuk menunjang berkembangnya obyek wisata sejarah, bila perlu melibatkan pihak ketiga atau swasta.
Pihaknya yakin kalau situs sejarah dikembangkan menjadi obyek wisata sejarah, maka wisatawan akan datang. Bahkan, para pelajar dan mahasiswa juga belajar dan melakukan penelitian. “Dari penjualan tiket masuk, tentunya menjadi PAD,” tutur Afwan.
Ia menjelaskan, situs sejarah bila dikembangkan menjadi obyek wisata sejarah juga akan berdampak ekonomis bagi masyarakat sekitar. Perekonomian masyarakat di sekitar obyek wisata sejarah itu akan tumbuh dan berkembang sejalan dengan kehadiran pengunjung atau wisatawan.
Para pemuda juga bisa diberdayakan dengan menjadi pemandu wisata atau guide bagi wisatawan. Tentunya mereka sebelumnya mendapatkan pelatihan dari Disbudpar setempat. Sehingga sebagian pemuda lainnya, bisa menjadi pengelola parkir bagi kendaraan wisatawan dan petugas keamanan. Dengan begitu angka pengguran juga bisa berkurang.
Nantinya desa yang ada di wilayah obyek wisata bisa menjadi desa wisata. Kondisi itu akan membawa dampak ekonomis bagi masyarakat sekitar. Mulai kerajinan tangan hingga usaha kuliner sampai penginapan bisa dikembangkan dengan melibat warga setempat. [cty]

Rate this article!
Kembangkan Situs Sejarah,5 / 5 ( 1votes )
Tags: