Keluarga Diberi Waktu Tiga Hari Ambil Jenazah Teroris

Dua wanita yang diduga keluarga pelaku teror bom saat mendatangi RS Bhayangkara Polda Jatim, Rabu (16/5) lalu.

Polda Jatim, Bhirawa
Polda Jatim mengimbau kepada keluarga ke-13 pelaku teror bom agar segera mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Tujuannya untuk mencocokkan DNA pelaku teror dan mengambil jenazah mereka.
“Terhadap para pelaku yang meninggal dunia sudah kita hubungi keluarganya. Ada yang sudah menyanggupi, dan ada yang belum diambil. Kalau tidak diambil, dalam waktu tiga hari ke depan terpaksa akan kita makamkan di pemakaman umum,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dalam keterangan pers, Kamis (17/5).
Machfud menjelaskan, ada yang keluarganya sudah mengambil. Termasuk pelaku teror bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya, pihaknya mengimbau keluarga untuk mengambil jenazahnya. Sementara untuk pelaku teror bom di Rusunawa Sidoarjo, Machfud mengaku masih mengomunikasikan hal itu dengan pihak setempat.
“Dari 13 jenazah pelaku ini belum diserahkan kepada keluarga. Kami berusaha untuk menghubungi pihak-pihak keluarga dan mengimbau untuk mengambil jenazahnya,” jelasnya.
Masih kata Machfud, jenazah ke-13 pelaku ini sudah dimandikan. Namun belum dikafani. Pengafanan ini, lanjut Machfud, akan dilakukan kalau sudah selesai semuanya atau ada keluarga yang mengambil baru diserahkan.
“Sekali lagi kami imbau dari pihak keluarga untuk mengambil jenazah kerabatnya yang menjadi pelaku teror ini. Kalau tidak mau mengambil ya terpaksa harus kita makamkan di pemakaman umum, karena proses penyidikannya sudah selesai,” imbuh Machfud.
Sementara itu dari 13 jumlah korban akibat serangan teror, 12 jenazah sudah diserahkan kepada keluarga. Dan tinggal satu jenazah atas nama Bayu yang terkena bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jl Ngagel yang belum diserahkan karena kondisinya yang tidak lagi utuh.
“Kita yakinkan yang bersangkutan adalah saudara Bayu, satpam di Gereja Ngagel. Dan akan kita serahkan kepada keluarga, walaupun jenazah tidak utuh semuanya,” tegas Machfud. [bed]

Tags: