Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal Kunjungi Lapas Probolinggo

Kapolres Kota AKBP Alfian Nurrizal mengunjungi Lapas Klas IIb Probolinggo.

Kota Probolinggo, Bhirawa
Gugurnya lima anggota Polri dalam kerusuhan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat, memantik simpatik banyak masyarakat. Kapolres Kota AKBP Alfian Nurrizal mengunjungi Lapas Klas IIb Probolinggo, selain itu ratusan santri Ponpes Hati Toroyan Kraksaan. Mereka menggelar Salat Gaib dan Tahlil bersama anggota Polsek Kraksaan dan masyarakat.
Untuk menjaga suasana lembaga pemasyarakatan tetap kondusif, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengunjungi Lapas Klas IIb Probolinggo 11/5 usai sholat Jum’at. Agar suasana semakin akrab, AKBP Alfian datang membawa rujak erok-erok. Dalam kesempatan itu, Alfian mengajak napi teroris Arif Susanto, 34, asal Poso, Sulawesi Tengah, makan rujak bersama.
Arif Susanto sendiri tercatat sebagai panglima perang pada kasus Poso beberapa tahun lalu. Ia divonis 4 tahun penjara dan pada tanggal 24 Juni mendatang bebas sepenuhnya, katanya.
“Kami tadi sudah berbicara dan berbincang dengan saudara Arif. Ia sudah menyakini dan menyadari apa yang dilakukanya itu salah. Dia berjanji tak akan lagi mengulangi perbuatannya. Dengan sosialisasi seperti ini, kami jadi akrab dengan napi dan tahanan,” terangnya.
Kalapas IIB Probolinggo Yandi Suyandi mengatakan, pria yang ditempatkan di blok C kamar nomor 10 itu berperilaku baik. Arif juga dikenal suka bersosialisasi. Ibadahnya juga tekun. Soal penjagaan, tidak ada yang berbeda dari hari biasanya. “Kalau masalah pengamanan, kita lakukan seperti biasanya. Yang jelas pembinaan yang kita berikan diharapkan dapat memberikan dampak yang positif. Salah satunya yakni salat lima waktu berjamaah,” jelasnya.
Di kabupaten Probolinggo sholatt Gaib dan Tahlil bersama dilakukan setelah Salat Jumat di Masjid Bin Aminuddin Toroyan, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan. Tampak ratusan jamaah Salat Jumat ikut melaksanakan Salat Gaib.
Hasan Aminuddin usai sholat Gaib mengecam tindakan biadab narapidana terorisme (napoter) yang membunuh dengan keji lima anggota Polri. Ia juga berdoa agar anggota Polri yang gugur menjadi penghuni surga.
“Saya orang kampung dan desa, dengan doa Salat Gaib dan tahlil. Supaya yang gugur dalam kerusuhan di Mako Brimob itu bisa tersenyum di hadapan Allah,” kata ketua pria yang menjabat Ketua DPP Nasdem Bidang Agama dan Masyarakat Adat tersebut.
Ia juga berpesan pada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tidak pernah takut pada ancaman teroris atau siapapun yang akan mengusik negara. “Jasadmu tiada, tapi jasamu akan selalu teringat dalam perjalanan republik ini. Kami juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” paparnya.
Salat Gaib dan Tahlil ini menjadi dukungan dan motivasi bagi Polri untuk tetap tegak memberantas aksi radikalisme. “Saya sebagai warga Negara Indonesia ikut bela sungkawa dengan gugurnya pahlawan bangsa tersebut, tambahnya.(Wap)

Tags: