Jembatan Alternatif Dilingkungan Kramat Kranjingan Ambruk

Kendaraan dump truk pengangkut material proyek yang nyemplung ke sungai setelah jembatan yang dilintasinya ambruk, Senin (7/5).

Jember, Bhirawa
Jembatan alternatif di Lingkungan Kramat Kelurahan Kranjingan Kab. Jember ambruk, Senin (7/5). Jembatan sepanjang 7 meter ini ambruk setelah dilewati kendaraan dump truk pengangkut material. Akibatnya, satu kendaraan dump truk material terperosok jatuh ke sungai.
Zaenal warga Sumbersuko Lumajang pengemudi truk mengatakan, peristiwa ambruknya jembatan terjadi sekitar jam 10.30 WIB. Ia mengaku tidak tahu kondisi jembatan yang sebenarnya. ” Saya tidak tahu kondisi jembatan yang sebenarnya. Saat diberi aba-aba masuk (melintas jembatan) oleh pengawal, saya masuk saja,” ujar Zaenal kemarin.
Zaenal mengaku baru pertama kali melintas di jembatan tersebut. Karena ada pekerjaan proyek plengsengan yang lokasi tidak jauh dari jembatan.” Baru pertama kali melintas di jembatan ini, karena ada proyek.Saya ngangkut batu rain untuk plengsengan,” ungkapnya.
Zaenal juga mengaku tidak menyangka jika jembatan itu bakal ambruk. Saat melintas tidak ada tanda-tanda bakal seperti ini (ambruk). “Saat melintas diatas jembagan, langsung saja ambruk. Saya sempat kaget, untung saja saya tidak luka-luka,” aku Zaenal bersyukur.
Jembatan alternatif yang menghubungkan beberapa ruas jalan utama ini, merupakan jembatan yang tidak pernah dilintasi oleh kendaraan truk atau roda empat lainnya.
Seperti yang disampikan oleh Hasan warga sekitar. Menurutnya, setiap harinya jembatan ini hanya dilewati kendaraan roda dua. ” Setiap harinya hanya dilewati roda dua dan baru kali ini dilewati truk dan ambruk,” ujar Hasan kemarin.
Hasan berharap jembatan tersebut dibangun kembali, karena merupakan satu-satunya jalan alternatif yang menghubungkan ke beberapa jalan utama.” Disini bisa ke Jalan propinsi yang menuju arah Banyuwangi. Apalagi sebentar lagi lebaran, kalau tidak segera diperbaiki, masyarakat akan memutar menuju desa tatangga dan lebih jauh jaraknya,” terangnya pula. [efi]

Tags: