Danrem 084 Ingatkan Kodim Jajaran Siaga Hadapi Emergency

Danrem 084 BJ Kolonel Kav M Zulkifli saat memimpin Gladi Posko I yang dilakukan Kodim jajaran Korem, Rabu (16/5). [abednego/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Komandan Korem (Danrem) 084 Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli mengumpulkan seluruh Kodim jajaran Korem dalam rangka memasuki Gladi Posko I. Pengumpulan jajaran Kodim ini dilakukan untuk anggota jajaran siap siaga dalam menghadapi keadaan darurat (emergency).
Seluruh satuan di bawah kendali Korem 084 Bhaskara Jaya ini dikumpulkan di ruang data Makorem 084 BJ, Rabu (16/5). Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli mengatakan gladi tersebut rencananya akan berlangsung selama 3 hari, tepatnya mulai 16 sampai 18 Mei 2018. Kegiatan ini, menurut Danrem, dalam rangka operasi bantuan kepada Pemda (Pemerintah Daerah).
Gladi Posko I ini, sambung Danrem, sesuai yang tertera dalam Undang-undang TNI dalam rangka operasi militer selain perang (OMSP). “Kita latih Kodim jajaran untuk membiasakan mereka menghadapi situasi sebenarnya atau keadaan darurat. Yakni melatih unsur-unsur komandannya, wakilnya kemudian staf-stafnya untuk melaksanakan kegiatan seumpamanya kalau terjadi kejadian seperti itu (darurat), mereka secara prosedur sudah mengetahui tahapan apa yang harus dilaksanakan,” kata Kolonel Kav M Zulkifli dikonfirmasi Bhirawa, Rabu (16/5).
Danrem menambahkan, gladi ini juga bertujuan untuk mengetahui jenjang komunikasi di antara staf dengan pimpinan masing-masing satuan. Terutama dalam menghadapi suatu hal yang bersifat keadaan darurat (emergency).
“Sebagai satuan teritorial, maka sudah seharusnya bisa berkolaborasi dengan seluruh stakeholder setempat dalam upaya menanggulangi, maupun membantui kesulitas warga sekitar,” jelasnya.
Adakah keterkaitan Gladi Posko I ini dengan teror bom yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya, Danrem mengaku kegiatan ini merupakan program dari TNI AD khususnya Korem. Terkait masalah terorisme, kepada Bhirawa Danrem menjelaskan, pihaknya bersama-sama mencari informasi bersama Polri terkait hal itu.
“Baik informasi dari kami dan kepolisian akan kita kolaborasikan bersama keduanya,” tegas Danrem.
Ditanya permintaan bantuan Polri terkait pengamanan terror bom, Danrem mengatakan hal itu dilakukan secara prosedural. Dalam artian, pihaknya menunggu prosedural dan permintaan dari polisi. Hal itu, lanjut Danrem, sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.
“Contohnya seperti kemarin, Polri melakukan patroli ramai-ramai. Kita pun berikan permohonan untuk melaksanakan kegiatan, dan kita siapkan personel untuk membantu dalam patroli,” pungkasnya.
Seperti diketahuim, dalam Gladi Posko I tak hanya dihadiri oleh Danrem saja. Namun, beberapa Kasi, Badan Pelaksana, hingga staf-staf yang berkaitan dengan kegiatan tersebut, juga ikut serta menyaksikan berlangsungnya Gladi Posko I yang berlangsung di wilayah Korem 084 Bhaskara Jaya. [bed]

Tags: