Gaet Inopak Institute, IKM Dilatih Angkat Pamor Makanan Khas Madura

Surabaya, Bhirawa
Upaya melatih para Industri Kecil Menengah (IKM) binaan dari Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dengan Pemkab Bangkalan menunjukkan hasil. Pelatihan yang turut melibatkan Inopak Institute ini mampu mengangkat makanan khas Madura bernilai jual tinggi.
Itu terlihat dalam kegiatan Pelatihan Ekonomi Kreatif Kejuruan Praktik Pengemasan Hasil Inovasi dan Peningkatan Kualitas Produksi, Selasa (15/5). Pelatihan yang difasilitasi oleh Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS ini dipamerkan di pendopo hotel kawasan Jalan KHM Kholil Kemayoran Bangkalan.
Ada sekitar 120 IKM sebagai peserta pelatihan. Beragam produk hasil produksi IKM juga dipamerkan di antaranya keripik, kerupuk, makanan basah, beras hitam, bumbu sate, serta produk herbal khas Madura. Pameran tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Bangkalan H I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh, dan Plt Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto.
Hasil karya produksi IKM tersebut diapresiasi oleh Indra Setiabudi Ranuh. Terutama proses pelatihan tersebut melibatkan generasi muda. ”Saya turut senang dan bangga. Akhirnya anak-anak muda siap untuk kembali membangkitkan gairah IKM dan pertumbuhan ekonomi,” terangnya ditemui di sela-sela pameran.
Proses kerjasama antara Pemkab Bangkalan dengan BPWS dan Lembaga Konsultan para siswa lulusan Jerman ini setidaknya dapat memberikan manfaat bagi keluarga. Dengan begitu, peningkatan perekonomian daerah dapat terbantu.
Menyoal regulasi perizinan usaha, dikatakan pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bakorwil Pamekasan ini akan dipermudah. Bahkan, kini untuk soal perizinan sudah mulai dibuat sistem online. Sehingga bisa mempermudah para pelaku usaha IKM untuk melegalkan produk mereka.
”Peraturan Bupati sudah dibuat. Sehingga perizinan bisa dilakukan transparan dan terpadu. Selain itu, untuk kemudahan penanaman modal dan investasi bisa membantu daerah untuk meningkatkan perekonomian,” terang Indra Setiabudi Ranuh.
Selain itu, kerjasama antara Pemkab Bangkalan dengan BPWS kini kian erat dilakukan. Khususnya untuk progres pembangunan di wilayah Bangkalan. Salah satunya adalah percepatan untuk penataan PKL di Rest Area Kawasan Kaki Jembatan Suramadu (KKJSM) dan Overpass yang pada 2019 nanti mulai dilakukan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Plt Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto.”Tujuan BPWS untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan di Madura. Selain dua program (Rest Area, dan Overpass, red), beberapa kawasan juga dibangun. Yakni, pelabuhan rakyat, industri, perumahan, religi. Biar bisa dirasakan oleh masyarakat,” terang dia. [geh]

Tags: