DPRD Sumenep Imbau Dinas Perikanan Lebih Gencar Sosialisasikan Kartu Nelayan

Sumenep, Bhirawa
DPRD Kabupaten Sumenep meminta agar Dinas Perikanan setempat lebih gencar lagi melakukan sosialisasi kartu nelayan. Pasalbya, dari 41 ribu nelayan di Kabupaten unljung timur Pulau Madura ini, baru 14 ribu yang sudah memiliki kartu asuransi tersebut.
“Masih sekitar 27 ribu nelayan yang belum memiliki kartu nelayan. Makanya butuh sosialisasi lagi agar mereka tahu,” kata anggota Komisi II DPRD Sumenep, Risnawi, Sabtu (19/5).
Ia menerangkan, 27 ribu nelayan itu bukan jumlah yang kecil. Padahal, program kartu asuransi bagi nelayan itu sudah diluncurkan pada tahun 2016.
“Ini diisebabkan kurangnya sosialisasi kepada nelayan, akibatnya banyak yang belum mendapatkan. Harusnya hampir semua nelayan di Sumenep ini sudah memiliki kartu,” jelasnya.
Disampaikan politisi PKB itu, kartu asuransi nelayan itu sangat dibutuhkan. Kartu tersebut bisa dimanfaatkan saat merka sakit, kecelakaan laut dan meninggal dunia karena bekerja sebagai nelayan.
“Kami berharap semua nelayan di Sumenep bisa memiiki kartu asuransi tersebut,” harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Arief Rusdi menyatakan, sosialisasi soal kartu asuransi sudah sering dilakukan. Namun, untuk penentuan kuota kartu asuransi nelayan ditentukan oleh Pemerintah Pusat.
“Jadi, banyaknya nelayan yang belum memiliki kartu asuranai itu bukan karena tidak tahu, tapi masih menunggu kuota dari pusat karena yang menentukan adalah pusat,” kata Arif Rusydi. [sul]

Tags: