Diklatpim Tingkat III, Angkatan 63 dari Kab Sidoarjo Sangat Memuaskan

(Diklatpim Tingkat III)

Sidoarjo, Bhirawa
Kegiatan Diklatpim tingkat III angkatan 63 Pemprov Jatim di Kab Sidoarjo tahun 2018 ini, menghasilkan kualifikasi sangat memuaskan dan kualifikasi memuaskan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab Sidoarjo, Sri Witarsih SH MH, dalam penutupan kegiatan Diklatpim Senin (7/5) kemarin, di Ruang Majapahit BKD Sidoarjo melaporkan, dari 30 peserta semuanya dinyatakan lulus. Untuk kualifikasi sangat memuaskan ada sebanyak 13 peserta dan kualifikasi memuaskan sebanyak 17 peserta.
”Khusus untuk kualifikasi sangat memuaskan ini, menurut catatan kami ini telah memecahkan rekor. Sebab selama ini untuk kualifikasi sangat memuaskan tak sampai mencapai angka 10, barangkali Diklatpim kali ini pesertanya masih muda-muda sehingga sangat semangat sekali,” kata Sri Witarsih, saat melaporkan kepada Bupati Saiful Ilah, yang hadir dalam kegiatan itu.
Dari 30 peserta itu, lanjut Witarsih, peserta yang meraih predikat lima besar yakni, pertama Arif Mulyono SSTP MHP, dari BKD Sidoarjo dengan judul proyek perubahan Metode Peningkatan Kompetensi Berbasis Smart Comunity For Competency Development (SCCD).
Kedua Dra Ec Retno Utari MM, dari RSUD Sidoarjo, dengan judul proyek perubahan Kebijakan Akuntansi BLUD Rumah Sakit dalam Upaya Akuntabilitas Tata Kelola Keuangan RSUD Sidoarjo. Ketiga Ronny Yuliarso AP, dari Bappeda Sidoarjo, dengan judul proyek perubahan Sinkronisasi Penyusunan RPJM desa dengan Arah Kebijakan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Keempat M.Edi Kurniadi ST MM, dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo. Dan Kelima Heru Edy Susanto SSTP MM, dari Badan Pelayanan Pajak Daerah Kab Sidoarjo.
Kegiatan Diklatpim Tingkat III angkatan 63 Kab Sidoarjo ini, kata Witarsih, dimulai pada 30 Januari 2018 lalu. Sejumlah materi yang diberikan diantaranya masalah integritas, wawasan kebangsaan, diagnosa perubahan organisasi, inovasi, tim kreatif, proyek perubahan, orientasi peserta, pembimbingan dan evaluasi kepemimpinan.
Para peserta Diklatpim ini, kata Witarsih, berhak mendapat surat tanda tamat pendidikan. Nantinya, semua proyek perubahan yang dihasilkan para peserta Diklatpim ini, akan dilakukan monitoring dan evaluasi oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). Untuk mengecek sejauh mana proyek perubahan tersebut diimplementasikan pada masing-masing instansi.
Dalam arahannya, Bupati Saiful Ilah menyatakan rasa bangganya, karena ASN Sidoarjo punya ide dan gagasan baru untuk melahirkan inovasi demi peningkatan kinerja internal maupun peningkatan pelayanan pada publik.
”Saya memang mengharapkan agar di Pemkab Sidoarjo ini, satu OPD harus punya satu inovasi, karena tujuannya supaya punya cara-cara baru dalam meningkatkan pelayanan yang baik dan memuaskan pada masyarakat,” katanya.
Kepala Badan Diklat Pemprov Jatim, DR Mujib Affan MARS, yang juga hadir dalam penutupan Diklatpim Tingkat III angkatan 63 itu, secara terus terang menyatakan rasa bangga dengan hasil yang dicapai oleh seluruh peserta Diklatpim. ”Selamat dan ilmu yang didapat semoga bermanfaat,” katanya.
Mujib titip pesan pada para atasan OPD, supaya terus mengawal kelangsungan dari proyek perubahan yang digagas para peserta Diklatpim. Supaya nantinya betul-betul bisa diimplementasikan, untuk menunjang kinerja Pemerintahan.
Mujib juga menyebutkan, ada dua indikasi suatu daerah bisa masuk dalam kualifikasi baik. Pertama, status SAKIP suatu daerah harus A. Dan kedua, hasil evaluasi dari BPK, laporan keuangannya paling tidak statusnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bila kini status SAKIP Kab Sidoarjo masih BB, pihaknya akan memotivasi agar bisa naik jadi A. Pihaknya menawarkan kerja sama. Karena pihaknya punya tenaga-tenaga teknis dan modul yang bisa membantu.
”Saya dapat info, status laporan keuangan di Kab Sidoarjo sudah WTP sampai empat kali, sudah bagus itu,” katanya. [kus]

Tags: