Cegah Terorisme di Situbondo, Gelorakan Gerakan Tamu Wajib Lapor

KH Zaki Abdullah bersama Bupati, Kapolres dan Dandim melaunching gerakan wajib lapor 1 x 24 jam, di pendopo kabupaten Situbondo. sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Untuk mencegah sekaligus memerangi gerakan terorisme, jajaran Forkopimda Situbondo bersama tiga pilar Kamtibmas Kabupaten Situbondo melaunching program gerakan tamu wajib lapor dalam 1x 24 jam, kemarin (15/5).
Kegiatan yang digelar di pendopo Kabupaten dihadiri oleh Forkpoimda diantaranya Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH, Bupati Situbondo, Dandim 0823 Situbondo, Kajari Situbondo, KH. Zakki Abdullah. Tak ketiggalan Ketua FKUB Situbondo, Camat se-Kabupaten Situbondo, Kapolsek, Danramil serta para Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa se-Kabupaten Situbondo ikut hadir.
Sebelum launching diresmikan oleh Bupati Dadang Wigiarto, acara diawali dengan tausiyah KH Zakki Abdullah. Salah satu kiai khos di Kota Santri itu banyak mengupas soal kewajiban masyarakat dalam mendukung program pemerintah tentang perang melawan terorisme.
“Alasan jihad atau aksi melawan pemerinrah/negara dengan aksi kekerasan serta bom bunuh diri dilarang keras dilakukan di tanah air,” ujar KH Zaki.
Sementara itu, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengajak seluruh masyarakat Situbondo melalui peran tiga pilar kamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam mengatisipasi bahaya radikalisme yang merupakan bibit dari sebuah aksi terorisme.
Selain itu, ujar Bupati Dadang, peran tiga pilar sangat penting untuk menggugah kesadaran masyarakat minimal di lingkungan tempat bertugas agar mau dan sadar untuk ikut serta berpartisipasi menjaga kamtibmas melalui pengaktifkan kembali tamu 1×24 jam wajib lapor.
“Bisa mlalui RT, RW, Kasun, Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berada ditengah masyarakat,” ungkap Bupati Dadang.
Di sisi lain, Kapolres Situbondo AKBP Awan hariono menyampaikan strategi Polri dalam melakukan langkah prventif yang humanis dalam rangka untuk mewujudkan Situbondo aman, tertib dan kondusif serta bersinergi dengan TNI.
“Program ini juga digagas dan digaungkan bersama Pemerintah Daerah demi untuk mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam rangka untuk pemberantasan terorisme,” tegas Kapolres Awan.
Usai penyampaian paparan dan arahan dari Forkopimda, acara dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi bersama untuk menggelorakan gerakan tamu 1×24 jam wajib lapor dalam rangka memerangi radikalisme dan terorisme di Kabupaten Situbondo.
“Semua tokoh agama, pemuka non Islam juga diundang,” pungkas AKBP Awan. [awi]

Tags: