Wabup Gresik Dukung Deklarasi SPAK Formagam

Wabup Moh Qosim saat hadir dalam deklarasi SPAK Formagam. [kerin ikanto]

Gresik, Bhirawa
Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Moh Qosim menyatakan pentingnya peran para ibu dalam pencegahan korupsi untuk para bapak yang mempunyai jabatan.
“Saya saja setiap menonton berita televisi tentang adanya pejabat yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT), bersama keluarga istri dan anak selalu mengingatkan agar selalu hati hati dan tidak melakukan tindak pidana korupsi,” kata Wabup
Hal itu disampaikan Wabup saat memberi sambutan pada kegiatan Deklarasi SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Formagam (Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman) yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa (17/4).
Sejumlah perempuan yang mengatasnamakan SPAK Formagam mengucapkan ikrar bersama. Mereka yang berasal dari berbagai organisasi perempuan ini berikrar, akan menjadi pribadi yang anti korupsi. Akan selalu mensosialisasikan sikap anti korupsi kepada masyarakat dan bekerjasama dengan pemerintah dan instansi yang lain untuk melaksanakan anti korupsi.
Menurut Wabup, pentingnya peran perempuan karena selama ini banyak pejabat yang terpeleset kasus korupsi adalah karena perempuan. Maka istri harus selalu mengingatkan kepada para suaminya yang menjadi pejabat. Wabup juga menyitir beberapa ayat pada Kitab Suci Alquran yang menyatakan diwajibkan mencari rezeki yang halal. Uang dan harta hasil korupsi menurut yang disampaikan Wabup hukumnya adalah haram.
Tentang terbentuknya organisasi ini, Ajeng Wirda agen SPAK Formagam Pusat menyatakan, terbentuknya organisasi ini berasal dari survei KPK pada dua kota yang ada di Indonesia. Menurut hasil survey hanya 4% keluarga yang mengajarkan nilai-nilai kejujuran. Berdasar hasil survei itu terbentuklah SPAK Formagam yang menurut Wabup adalah partner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Ajeng, saat ini ada sekitar 5 ribu ibu rumah tangga yang tergabung dalam organisasi SPAK. Mereka terdiri dari para ibu rumah tangga, para ibu-ibu pendidik, para ibu-ibu dokter, para ibu-ibu pengusaha, para ibu dari PKK, para ibu beberapa organisasi wanita, Muslimat, Fatayat, Aisiyah serta dari beberapa organisasi wanita yang lain.
Sementara Ketua SPAK Formagam Kab Gresik, Tyas Hardiyantiningsih mengatakan, kegiatan ini bagian dari Formagam untuk membantu pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Selain itu, pada kegiatan kali ini dalam rangka memperingati Kari Kartini tahun 2018. [eri]

Tags: