UNBK SMP di Kabupaten Jombang Belum Capai 50 Persen

Sidak pelaksanaan UNBK SMP dan MTs yang di lakukan Pjs Bupati Jombang bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kemenag Jombang, Senin pagi (23/04).

Jombang, Bhirawa
Penggunaan fasilitas komputer untuk pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jombang belum mencapai 50 persen. Dari 48 SMP Negeri di Jombang, saat ini baru 23 SMPN yang menggunakan komputer dalam UNBK.
Hal itu di ketahui saat Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jombang, Setiajit SH MM melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pelaksanaan UNBK SMP dan sekolah sederajat hari pertama ke sejumlah sekolah, Senin pagi (23/04). Setiajit sempat menyayangkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNKB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jombang yang belum mencapai 50 persen tersebut.
“Untuk SMP Negeri ada 48 dan baru 23 yang menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Kami prihatin, karena kurang dari 50 persen,” ujar Setiajit kepada sejumlah wartawan setelah melakukan Sidak ke SMPN 2 Jombang dan MTsN 1 Jombang di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Jombang dan Kepala Kemenag Jombang.
Dengan belum maksimalnya penggunaan komputer pada UNBK SMP di Jombang tahun ini, Setiajit berharap di perubahan anggaran 2018 nanti, ada upaya untuk meningkatkan kembali fasilitas pendidikan di Kabupaten Jombang.
“Saya nanti akan komunikasi ke pimpinan dewan agar ini didukung. Di tahun 2018 misalnya, perubahan anggaran ada perioritas untuk pengadaan alat-alat komputer, laptop, atau apapun namanya agar 25 SMP Negeri ini bisa semuanya menggunakan ujian berbasis komputer itu,” paparnya.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Budi Nugroho, SMP Negeri di Kabupaten Jombang yang mengikuti UNBK mengalami peningkatan yang signifikan. Budi Nugroho menjelaskankan, tahun 2017 lalu hanya ada 5 sekolah SMP Negeri yang mengikuti ujian nasional menggunakan fasilitas komputer.
“Kita sudah meningkatkan secara signifikan ketika di tahun 2017, hanya 5 sekolah SMP Negeri, kini sudah 23 sekolah. Kedepan kita akan berupaya lagi,” jelas Budi Nugroho.
Hal ini agak berbeda dengan pelaksanaan UNBK Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri di Kabupaten Jombang. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Abdul Haris mengatakan dari 17 MTs Negeri di Kabupaten Jombang, seluruhnya telah memakai fasilitas komputer pada UNBK tahun ini.
“Kita sudah 100 persen, dari 17 MTs Negeri semuanya melakukan UNBK,” pungkas Abdul Haris. [rif]

Tags: