Saiful Ilah : Lahan Tebu 4.045 H Harus Dipertahankan

Bupati Saiful Ilah saat memberikan penghargaan kepada karyawan Pabrik Gula. Candi Baru. [achmad suprayogi/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Bupati Sidoarjo memastikan lahan pertanian untuk wilayah Kab Sidoarjo sekarang ini terus mengalami penyusutan, termasuk lahan pertanian tebu. Hingga kini luasnya tinggal sekitar 12.215 hektar. Sehingga lahan pertanian tebu jangan sampai berkurang. Kini yang tertanami tebu seluas 4.045 hektare dan harus dipertahankan.
Itulah ungkapan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ketika membuka acara Selamatan Buka Giling Tahun 2018 PG Candi, Sidoarjo, Kamis (26/4). ”Jadi untuk menanam tebu saat ini lahan masih diamankan. Kami berharap Pabrik Gula (PG) Candi tidak ditutup. Tetapi harus terus berproduksi,” harap Saiful Ilah.
Lahan pertanian seluas 12.215 hektar itu masih dipertahankan hingga Tahun 2028 mendatang. Namun akan berkurang jika ada perluasan Bandara Juanda III yang membutuhkan sekitar 3 ribu hektar. Selain itu, juga adanya permohonan perumahan, pergudangan dan kawasan industri di sekitar Bandara Juanda III sekitar 3 ribu hektar.
“Kalau kondisi itu terus direalisasikan, maka masih ada sekitar 7 ribu hektar lahan pertanian yang harus dipertahankan atau masuk lahan konservasi tanaman (tebu). Jadi tanaman tebu jangan dihilangkan,” pintanya.
Pria yang akrab dipanggil Abah Ipul ini, juga membantah adanya isu rencana menggusur PG Candi. Menurutnya, PG Candi tak akan digusur tetapi justru dipertahankan lantaran pabrik peninggalan jaman Belanda itu memiliki mesin-mesin baru. ”Tidak ada penggusuran itu. Kalau tutup seperti PG Tulangan memang ditutup pemerintah, karena kemampuan gilingnya seminggu kemudian tidak berproduksi,” tandasnya.
Dalam acara ini, selain dihadiri Bupati juga dihadiri Forkopimda serta para anggota APTR (Asosiasi Petani Tebu Rakyat) dan KPTR (Koperasi Petani Tebu Rakyat). Terlihat juga sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Direktur PG Candi Baru, Ardian wijanarko menuturkan, PG Candi Baru dalam efisiensi dan inovasi yang berkelanjutan, akan terus meningkatkan daya saing perusahaan untuk meraih sukses Giling 2018 ini.
Ardian menegaskan, kalau randemen untuk tahun ini sebesar 7,5%. Maka pada musim giling tahun ini, semua elemen harus bersama-sama mensukseskan, tentunya dengan kesiapan yang telah dilakukan sebelumnya, serta peningkatan pelayanan yang ada.
Pada Selamatan Buka Giling ini, juga diserahkan penghargaan dalam rangka untuk pembinaan dan peningkatan loyalitas karyawan pada perusahaan, bagi karyawan yang memiliki masa kerja 25 tahun, dengan memberikan piagam dan cinderamata berupa cincin emas seberat 15 gram bagi 17 karyawan oleh Bupati Sidoarjo. [ach]

Tags: