Renang Tak Ditarget Emas di Asian Games

Kadispora Jatim Supratomo bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana (tengah) dan Sekjen PB PRSI Ali Patiwiri saat memberikan keterangan kepada media. [wawan triyanto]

Surabaya, Bhirawa
Kemenpora seperti terlihat gamang dan ragu dengan prestasi atlet renang, terbukti pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, perenang Indonesia tidak ditarget medali emas, melainkan hanya dua medali saja.
Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana yang menyadari jika prestasi renang Indonesia belum bisa disandingkan dengan negara-negara Asia yang sudah meraih prestasi dunia.
“Kami harus bekerja keras dan berjuang. Karena lawannya tidak mudah. Kekuatan Asia ada di Jepang dan Tiongkok. Jadi kami harus bekerja keras,” kata Mulayana pada acara pembukaan Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018 di Kolam Renang KONI Jatim, Senin (16/4) siang.
Pada multieven paling bergengsi di Asia itu, Indonesia akan menurunkan perenang terbaiknya seperti I Gede Siman Sudartawa, Indra Gunawan, Triady Fauzi, Fadlan Prawira, Ricky Anggawijaya, Patricia Yosita serta Ressa Kania Dewi.
Kemudian Adinda Larasati Dewi, Azzahra Permatahani, Nurul Fajar, AA Istria Kania Ratih dan Vanessae Evato. “Kalau melihat dari nomor yang dipertandingkan, ada satu atau dua nomor yang berpeluang dapat medali. Tetapi kami tidak berharap banyak,” kata Mulyana.
Senada dengan Mulyana, Sekjen PB PRSI Ali Patiwiri juga mengatakan peluang perenang tuan rumah untuk meraih emas sangat berat, karena lawan yang dihadapi memiliki peringkat dunia yang lebih baik. “Yang penting kita dapat medali,” katanya. [wwn]

Tags: