Rem Blong, Mini Bus Pengangkut Santri Terguling di Tanjakan Prigi

Trenggalek,Bhirawa
Mobil mini bus jenis Izusu Elf yang mengangkut rombongan santri Ponpes Tebu Ireng terguling di jalan tanjakan menikung Tumpak Broto Desa Prigi Kecamatan Watulimo. Enam penumpang yang tak lain santri Ponpes Tebu Ireng saat ini dirawat intesif di Puskesmas Watulimo akibat luka-luka. Belasan penumpang lainnya hanya mengalami shock. Sementara itu, mini bus Izusu Elf nopol B 7078 WA baru berhasil dievakuasi.
Sementara itu, dari hasil identifikasi yang dilakukan Unit Laka Lantas Polres Trenggalek bersama Polsek Watulimo, keenam santri yang menjadi korban tergulingnya mini bus tersebut yakni, Surya Purnama, asal Lombok Barat, Cikal Zaki Dejanov, asal Lebak, Banten, Lukman Hakim Al Mubarok, Surabaya, Erico Hadi Saputra, Surabaya, Muhammad Hadi Fuad, Sidoarjo, serta Alam Anutirta, asal Cirebon.
Berdasar keterangan sejumlah saksi dilokasi kejadian, peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 04.30. Kejadian bermula ketika mini bus yang mengangkut sedikitnya dua puluh santri Ponpes Tebu Ireng tersebut hendak berlibur di kawasan Pantai Selatan Prigi, Watulimo.
Memasuki jalan tanjakan menikung, tepatnya di Tanjakan Tumpak Broto Desa Prigi Kecamatan Watulimo, tiba-tiba mini bus yang dikemudikan Nahban, 20, warga Desa Sigam Kecamatan Gelombang Kabupaten Muara Enim Sumatra Selatan tersebut mengalami rem blong.
Pengemudi mencoba menguasa keadaan, namun sayang mini bus tersebut kondisinya miring ke kiri dan langsung terguling. Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Warga langsung berdatangan dan mengevakuasi seluruh penumpang yang ada didalam mini. Sejumlah korban luka kemudian dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan.
Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS melalui Kasubag Humas Iptu Supadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini petugas masih melakukan penyelidian dilapangan untuk memastikan penyebab kecelakaan tunggal terssebut. (wek)

Tags: