Puti Ingatkan Kader PDIP Jombang Kedepankan ‘Kesabaran Revolusioner’

Cagub Jatim, Puti Guntur Soekarno saat melakukan kunjungan ke beberapa tempat di Kabupaten Jombang, Jum’at (13/04). [Arif Yulianto/ Bhirawa].

Jombang, Bhirawa
Cucu Ir. Soekarno (Bung Karno), Proklamator Republik Indonesia, Puti Guntur Soekarno yang juga sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jatim, menyampaikan pesan kepada ratusan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Jombang agar selalu mengedepankan sikap ‘Kesabaran Revolusioner’ dalam menyikapi berbedaan pandangan.
Hal itu di katakannya saat berpidato di hadapan kader PDI-P Jombang, di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jombang, Jum’at sore (13/04). Puti di sambut sejumlah kader partai berlogo Banteng Moncong Putih mulai dari pengurus DPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga ranting.
‘Kesabaran Revolusioner’ menurut Puti adalah ajaran yang di berikan Bung Karno kepada putera-puterinya dalam menghadapi perbedaan pandangan politik yang ada.
“Kesabaran Revolusioner, Bung Karno mengajarkan Kesabaran Revolusioner, begitu juga dengan Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri). Bung Karno, putera-puterinya ada lima. Kalau dalam politik itu kita mempunyai perbedaan pandangan dan keyakinan, itu biasa. Biasa saudara-saudara, tidak boleh kemudian itu menjadikan satu perpecahan,” papar Puti di hadapan kader PDI-P Jombang.
Lebih lanjut Puti menyontohkan, dari lima putra-putri Bung Karno, terdapat tiga orang putri Presiden Republik Indonesia pertama itu menjadi ketua umum partai.
“Yang satu Ibu Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan. Yang satu lagi Ibu Rahmawati, dulu ada Partai Pelopor, yang satu lagi Ibu Sukmawati, Partai PNI Marhaenis. Bayangkan, satu keluarga, lima anak, punya pandangan keyakinan masing-masing. Tidak hanya itu, masing-masing juga sebagai ketua umum partai. Ya biasa saja, berdebat di dalam satu meja makan, itu sudah jadi kebiasaan kita masing-masing. Tapi keyakinan kita terhadap apa yang sudah kita pegang, keyakinan kita terhadap hati, pikiran, ucapan, perbuatan, ya itu yang kita lihat konsistensi dan komitmennya,” paparnya lagi.
Sebelum menghadiri acara di Kantor DPC PDI-P Jombang, Jumat pagi di hari yang sama, Puti Guntur Soekarno juga sempat hadir di agro wisata, Bale Tani, Desa Banjar Agung, Kecamatan Bareng, Jombang. Di sini, Puti di sambut 19 dari total 21 PAC PDI-P se-Jombang. Puti meminta dukungan sekaligus menjelaskan dua program utama dari sembilan program yang di usung bersama Calon Gubernur (Cagub) Jatim pasangannya, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) di hadapan massa di Bale Tani.
“Kami berdoa mohon dukungan, sehingga cita-cita kami pada tanggal 27 Juni (2018) bisa menjadi pemimpin untuk mewujudkan Jatim makmur,” kata Puti di pidatonya di tempat ini.
Selain itu, saat di wawancarai sejumlah wartawan, Puti menjelaskan dua program prioritas tersebut di anggap penting untuk memajukan Jatim sesuai dengan kebutuhan masyarakat Jatim saat ini.
“Tetapi yang terpenting adalah, ada dua program prioritas. Program pertama dan kedua harus di kerjakan untuk menurunkan tingkat kemiskinan serta kesenjangan di Jatim yakni, Program Pemberdayaan Keluarga Harapan, di mana kepala rumah tangga perempuan dari keluarga miskin akan di berikan bantuan modal usaha,” jelasnya kepada wartawan.
Selain itu, Puti menambahkan, program penting yang harus di tangani adalah menyelesaikan gizi buruk yang merupakan masalah kemanusiaan dan harus di tuntaskan.
“Gizi buruk merupakan masalah kemanusiaan, bukan masalah itung-itungan atau statistik. Kami berkomitmen untuk memberikan paket gizi berupa susu, daging, serta asupan nutrisi lainnya,” lanjutnya.
Sementara itu, saat di wawancarai wartawan, Kasiyanto, Ketua PAC PDI-P Kecamatan Bareng, Jombang yang mewakili pengurus PAC lainnya mengatakan, acara tersebut salah satunya bertujuan untuk memberikan ruang bagi Cawagub Puti kepada masyarakat di Jombang, khususnya di wilayah Kecamatan Bareng dan sekitarnya.
“Hari ini, Ketua-Ketua PAC (PDI-P) se-Jombang beserta tokoh masyarakat, ulama, pemuda, dan tokoh masyarakat lainnya bertemu dengan Cagub Jatim, Mbak Puti,” kata Kasiyanto.
Di tanya lebih lanjut terkait apakah ada koordinasi antara PAC dengan DPC PDI-P Jombang, ia mengaku agenda tersebut memang di luar koordinasi, karena ia dan PAC yang lain merasa tidak di ajak berkoordinasi.
“Memang kami tidak ada koordinasi sama sekali dengan DPC. Karena sampai hari ini tidak ada ada informasi terkait kedatangan Mbak Puti ke Jombang,” tambah Kasiyanto.
Di tanya lagi apakah tidak khawatir akan mendapatkan sanksi dari DPC PDI-P Jombang karena mengikuti acara tersebut, Kasiyanto menerangkan ia dan kawan-kawannya tidak pernah merasa takut, karena menurutnya, hal ini merupakan salah satu upaya kader partai untuk memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim.
“Kami tidak takut dengan apa yang di rencanakan DPC, karena sampai hari ini kami tetap memdukung keputusan DPP untuk memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti,” pungkas Kasiyanto.
Pada rangkaian kunjungannya ke Kabupaten Jombang kali ini, Puti Guntur Soekarno juga melakukan peresmian Posko pemenangan pasangan Cagub-Cawagub Jatim, Syaifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di daerah Denanyar, Jombang, serta melakukan kunjungan ke Kecamatan Ploso, Jombang untuk melihat tempat yang dulunya pernah menjadi rumah singgah Bung Karno.(rif)

Tags: